
“Ada indikasi bahwa terdapat sistem drainase yang sudah ada sebelumnya yang mengalir saat pegunungan ini terbentuk,” jelas Baker.
“Saat kerak bumi terangkat, sungai tersebut terus mengikis ke bawah.”
Pegunungan MacDonnell, yang dalam bahasa Arrernte dikenal sebagai Tjoritja, terbentuk selama Orogeni Alice Springs, sebuah peristiwa tektonik besar sekitar 300–400 juta tahun lalu. Fakta ini menegaskan bahwa Sungai Finke setidaknya seusia dengan pegunungan tersebut.
Lanskap Stabil yang Menjaga Keabadian Sungai
Bukti tambahan usia Sungai Finke datang dari pola erosi dan pelapukan kimia pada batuan. Dengan menganalisis peluruhan isotop radioaktif—yang meluruh dengan laju tetap—para ilmuwan dapat memperkirakan kapan batuan tersebut terbentuk.
Namun, pertanyaan penting lainnya adalah: mengapa Sungai Finke bisa bertahan selama ratusan juta tahun, sementara banyak sungai lain menghilang?
Menurut Ellen Wohl, ahli geologi dari Colorado State University, sungai bisa lenyap akibat:
- Aliran sedimen besar, seperti letusan gunung berapi
- Perubahan topografi drastis, misalnya pergerakan gletser
- Perubahan iklim ekstrem
- Eksploitasi air berlebihan oleh manusia
Dalam kasus Sungai Finke, jawabannya terletak pada stabilitas geologi Australia. Benua ini berada di tengah Lempeng Australia dan hampir tidak mengalami aktivitas tektonik signifikan selama lebih dari 100 juta tahun terakhir. Selain itu, Australia juga tidak mengalami glasiasi besar selama periode Pleistosen.
Akibatnya, sistem Sungai Finke dapat berkembang dan bertahan hampir tanpa gangguan sepanjang sejarahnya.
Masa Depan Sungai Purba di Era Modern
Meski telah bertahan sejak zaman purba, masa depan Sungai Finke tetap menghadapi tantangan. Wohl menyebut bahwa sungai-sungai di wilayah kering sangat rentan terhadap perubahan iklim dan peningkatan konsumsi air oleh manusia.
Pemanasan global berpotensi membuat wilayah kering menjadi semakin kering, sementara kebutuhan air global terus meningkat. Kondisi ini dapat mengubah karakter sungai purba yang selama jutaan tahun relatif stabil.
Stabilitas geologi Australia memang membuat Sungai Finke mampu bertahan hampir tanpa gangguan selama ratusan juta tahun. Namun, para ilmuwan sepakat bahwa masa depan sungai tertua di dunia ini kini berada di tangan manusia dan iklim yang terus berubah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















