BOGORTODAY.COM – Isra Miraj atau Isra Mikraj bukan hanya peristiwa spiritual yang memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menjadi momen religius yang diperingati dengan beragam tradisi di berbagai belahan dunia.
Setiap negara Muslim memiliki cara tersendiri dalam memperingatinya, mencerminkan kekayaan budaya sekaligus kedalaman iman masyarakatnya.
Peristiwa Isra Miraj diperingati setiap 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Pada tahun ini, Isra Miraj bertepatan dengan 16 Januari 2026.
Dalam peristiwa agung tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan luar biasa dalam satu malam dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, lalu melanjutkan perjalanan ke langit ketujuh.
Pada momen inilah Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu, yang menjadi fondasi utama ibadah umat Islam.
Tradisi Isra Mi’raj di Negara-negara Muslim
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ragam tradisi Isra Mi’raj di sejumlah negara Muslim yang unik dan menginspirasi.
- Indonesia
Di Indonesia, peringatan Isra Mi’raj dirayakan dengan sangat beragam, menyesuaikan tradisi lokal di setiap daerah. Salah satunya adalah tradisi Rajaban di Cirebon, di mana masyarakat berkumpul di masjid atau alun-alun untuk mengikuti ceramah agama, doa bersama, serta dzikir yang dipimpin oleh ulama setempat.
Selain itu, pawai obor di Bandung menjadi tradisi yang khas. Pada malam Isra Mi’raj, warga berjalan berkeliling sambil membawa obor dan melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW, menciptakan suasana religius sekaligus kebersamaan yang hangat.
Di daerah lain, terdapat tradisi seperti khataman Kitab Arjo di Temanggung, Nanggung di Bangka Belitung, Ngusiran di Lombok, dan berbagai bentuk pengajian serta doa bersama yang menegaskan kuatnya nilai gotong royong dan spiritualitas masyarakat Indonesia.
- Turki
Di Turki, Isra Mi’raj dikenal dengan sebutan Miraç Kandili. Mengutip laman Yeni Şafak, Lailatul Miraj termasuk dalam lima malam suci yang disebut kandil atau lilin. Pada malam-malam ini, menara masjid diterangi cahaya lampu sebagai simbol penerangan spiritual.
Masyarakat Turki memanfaatkan malam Miraç Kandili untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat sunnah, zikir, dan doa hingga larut malam.
Masjid-masjid dipenuhi jamaah, sementara khutbah khusus disampaikan untuk mengulas hikmah Isra Mi’raj dan menekankan pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari.
- Uni Emirat Arab (UEA)
Di Uni Emirat Arab, Isra Mi’raj sempat ditetapkan sebagai hari libur nasional hingga tahun 2018. Namun sejak 2019, pemerintah tidak lagi memasukkannya dalam kalender libur resmi, seperti dilaporkan Khaleej Times.
Meski demikian, masyarakat UEA tetap memperingatinya dengan berbagai amalan ibadah. Mulai dari shalat Tahajud, membaca Al-Qur’an, hingga menceritakan kisah Isra Mi’raj kepada anak-anak. Masjid-masjid juga menggelar khutbah dan kajian keagamaan, sebagaimana dikutip dari situs Social Kandura.
- Bangladesh
Di Bangladesh, Isra Mi’raj diperingati dengan doa bersama, pengajian, dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan, terutama pada malam peringatan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















