Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
PENGERTIAN dari Isra Mi’raj adalah peristiwa bersejarah dalam Islam berupa dua perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam: Isra sdslsh perjalanan malam dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina), lalu Mi’raj adala h kenaikan dari Masjidil Aqsa menuju langit ketujuh (Sidratul Muntaha) untuk bertemu Allah SWT dan menerima perintah shalat 5 waktu. Peristiwa ini merupakan mukjizat agung dan bukti kebesaran Allah SWT.
Banyak hikmah dari Isra Mi’raj, diantaranya yaitu: Allah langsung mewajibkan shalat lima waktu kepada Nabi Muhammad SAW, menjadikannya tiang agama dan penghubung utama dengan Allah. Membuktikan kekuasaan Allah yang tak terbatas dan menguatkan keyakinan akan hal gaib, serta mengajarkan keteguhan dalam berdakwah.
Nabi Muhammad SAW dibersihkan hatinya dengan air zamzam sebelum Miraj, menekankan pentingnya kesucian diri sebelum menghadap Allah. Mengajarkan untuk tetap menyampaikan kebenaran (shalat) meski menghadapi penolakan, seperti ketika Nabi kembali dari Mi’raj.
Menegaskan bahwa di balik setiap kesulitan, Allah selalu menyiapkan kekuatan dan pertolongan. Mengajarkan syukur secara total atas semua nikmat, bukan hanya saat senang, karena Allah akan menambah nikmat jika bersyukur.
Mukjizat dan keimanan mukmin untuk percaya pada hal gaib yang tidak terjangkau akal manusia biasa. Waktu mulia malam hari, malam adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan diri dan menerima wahyu, seperti Lailatul Qadar.
Dengan memahami hikmah ini, kita bisa menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan keimanan. Khususnya untuk menyadarkan kita semua agar lebih memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah di masjid.
Manfaat shalat berjamaah di masjid sangat banyak, meliputi pahala berlipat ganda hingga 27 derajat lebih baik dari pada jika kita shalat sendirian, mempererat ukhuwah sesama muslim, membangun disiplin dan kebersamaan, menumbuhkan kepekaan sosial, serta meneguhkan keimanan dengan merasakan kedekatan dan kerendahan diri di hadapan Allah. Selain itu, shalat berjamaah juga menjadi syiar Islam.
Menurut Dewan Masjid Indonesia (DMI) rata-rata jumlah jamaah shalat wajib berjamaah 5 kali sehari di Indonesia hanya 10 % (Kecuali shalat jum’at dan shalat 2 Hari Raya). Maka ayo bro mulai sekarang, kita semua muslim di Indonesia, untuk berusaha dengan sungguh-sungguh shalat berjamaah di masjid 5 x sehari, agar bangsa Indonesia tambah berkah. Jayalah Indonesiaku.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















