Waspada Noda Hitam di Plafon, Bisa Jadi Black Mold yang Berbahaya bagi Kesehatan

plafon
Ilustrasi Black Mold di Plafon. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Pemandangan noda kehitaman pada plafon kerap dijumpai di rumah yang lembap. Noda tersebut biasanya tidak beraturan, ada yang berbentuk bintik-bintik kecil hingga menyerupai garis aliran air. Banyak orang menganggapnya sekadar noda cat atau bekas rembesan yang sulit dihilangkan.

Padahal, noda hitam di plafon bisa menjadi tanda pertumbuhan jamur yang dikenal sebagai black mold.

Jamur ini muncul akibat permukaan plafon yang basah atau lembap dalam waktu lama dan tidak boleh dianggap sepele.

Bahaya Black Mold di Plafon

Mengutip BBC, black mold berpotensi menjadi sumber berbagai penyakit serius, bahkan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kematian. Jamur ini menghasilkan spora yang mudah menyebar di udara dan dapat terhirup oleh penghuni rumah.

Spora black mold yang masuk ke tubuh dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti batuk berkepanjangan, alergi, bersin-bersin, mata merah, hingga sesak napas. Paparan dalam jangka panjang juga dapat memperparah penyakit pernapasan yang sudah ada sebelumnya.

Kelompok yang paling rentan terhadap paparan spora black mold adalah bayi dan anak-anak. Selain karena saluran pernapasan mereka masih kecil, sistem kekebalan tubuh anak juga belum sekuat orang dewasa, sehingga lebih mudah terdampak.

BACA JUGA :  Peringati HJB 544, Pengcab IMI Kabupaten Bogor Ajak Ratusan Peserta Telusuri Jejak Ipik Gandamana

Cara Mengatasi Noda Jamur di Rumah

Setelah mengetahui bahaya black mold, penting bagi penghuni rumah untuk segera mengatasinya. Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa cara efektif menghilangkan noda jamur di plafon atau dinding rumah.

  1. Menggunakan Cuka Putih

Cuka putih dikenal sebagai bahan alami yang efektif mengatasi noda membandel, termasuk jamur. Kandungan asam pada cuka putih dipercaya mampu merusak struktur jamur dan menghambat pertumbuhannya.

Cara penggunaannya cukup mudah. Semprotkan cuka putih langsung ke permukaan plafon atau dinding yang berjamur, lalu gosok dengan kain microfiber atau spons. Setelah dibersihkan, biarkan area tersebut mengering secara alami. Jika noda masih terlihat, ulangi proses ini atau kombinasikan dengan pembersih khusus dinding.

  1. Larutan Pembersih Jamur

Saat ini tersedia berbagai larutan khusus pembasmi jamur yang umumnya mengandung klorin. Klorin merupakan salah satu bahan pembersih paling efektif untuk membunuh spora jamur.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Sebagai alternatif, jamur yang tidak terlalu parah bisa ditangani dengan cuka putih. Penambahan cairan pencuci piring berfungsi membantu larutan menempel lebih lama di permukaan dinding sehingga proses pembersihan lebih efektif.

Larutan pembersih bisa dibuat dengan mencampurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat ke dalam botol semprot. Saat membersihkan, pastikan menggunakan sarung tangan untuk melindungi kulit.

  1. Cairan Pembersih Kimia

Opsi lain adalah menggunakan cairan pembersih kimia khusus noda membandel. Pastikan produk yang digunakan memiliki kemampuan mencegah pertumbuhan jamur pada berbagai material.

Semprotkan cairan tersebut ke area yang berjamur hingga permukaan basah, namun jangan terlalu lembap agar tidak merusak plafon atau dinding.

Black mold bukan sekadar masalah estetika, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan penghuni rumah.

Oleh karena itu, penting untuk segera membersihkan noda jamur sekaligus mengatasi sumber kelembapan agar jamur tidak tumbuh kembali. Semoga informasi ini bermanfaat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================