
BOGORTODAY.COM – Demi kepraktisan, sebagian orang memilih meletakkan berbagai produk perawatan kulit dan rambut di kamar mandi.
Mulai dari pelembap, body lotion, toner, hingga masker wajah kerap disimpan di sana agar mudah digunakan setelah mandi. Padahal, kebiasaan ini tidak selalu aman bagi kualitas produk kecantikan.
Meski terlihat sepele, menyimpan produk kecantikan di kamar mandi dapat berdampak besar pada efektivitas dan daya tahannya. Hal ini karena kamar mandi identik dengan suhu panas, uap, dan kelembapan tinggi.
“Jika panas, uap, atau kelembapan dapat merusaknya, kamar mandi bukanlah tempat yang tepat untuk produk tersebut,” kata dokter kulit Mona Gohara, dikutip dari Real Simple.
Berikut beberapa produk kecantikan yang sebaiknya tidak disimpan di kamar mandi.
- Parfum
Menyemprotkan parfum saat kulit masih lembap memang membuat aromanya lebih tahan lama. Namun, menyimpan parfum di kamar mandi justru dapat merusak kualitasnya.
“Udara hangat merusak aroma bahkan sebelum Anda menyemprotkannya,” ujar Gohara.
Panas dan kelembapan dapat memecah molekul wewangian sehingga aroma parfum berubah dan cepat rusak. Tak hanya kamar mandi, menyimpan parfum di mobil atau memajangnya di meja rias yang terkena cahaya juga bukan pilihan tepat.
Parfum sebaiknya disimpan di dalam kotaknya dan diletakkan di tempat sejuk serta gelap, seperti lemari atau laci meja.
- Serum Vitamin C
Serum vitamin C termasuk produk yang sangat sensitif terhadap panas dan cahaya. Menurut Gohara, menyimpan serum vitamin C di kamar mandi sama saja mengubahnya menjadi “jus jeruk kedaluwarsa”.
Akibatnya, serum bisa teroksidasi, berubah warna, dan tidak lagi bekerja optimal. Penyimpanan terbaik untuk serum vitamin C adalah di laci tertutup atau kulkas khusus produk kecantikan.
- Sunscreen
Tabir surya, terutama jenis chemical sunscreen, tidak disarankan disimpan di kamar mandi. Suhu panas dapat merusak filter pelindung UV sehingga efektivitas sunscreen menurun.
Agar perlindungannya tetap maksimal, sunscreen sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan panas berlebih.
- Masker Wajah
Masker wajah, baik sheet mask maupun jenis lainnya, juga tidak cocok disimpan di kamar mandi. Kelembapan tinggi dapat membuat tekstur masker berubah, bahkan kehilangan kesegarannya.
“Menyimpannya di lemari es sangat ideal karena suhu dingin membantu menjaga kandungan bahan dan, sebagai bonus, membuat masker terasa menenangkan pada kulit yang meradang atau bengkak,” jelas Gohara.
- Kuteks
Cat kuku atau kuteks sangat rentan terhadap kelembapan. Menyimpannya di kamar mandi bisa membuat kuteks cepat mengental dan sulit digunakan.
Selain itu, paparan cahaya dapat menyebabkan warna kuteks memudar atau menguap. Karena itu, kuteks sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan kering.
Meski kamar mandi terasa praktis, tidak semua produk kecantikan cocok disimpan di sana. Dengan menyimpan produk di tempat yang tepat, kualitas dan manfaatnya pun dapat bertahan lebih lama.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















