Lenovo dan FIFA Hadirkan Teknologi AI di Piala Dunia 2026, Gunakan Digital Avatar 3D untuk Perwasitan

BOGORTODAY.COM Lenovo dan FIFA resmi mengumumkan rangkaian teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang akan diimplementasikan pada gelaran Piala Dunia 2026.

Salah satu inovasi paling menonjol adalah penggunaan Digital Avatar 3D berbasis AI dalam teknologi perwasitan dan siaran pertandingan.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Chairman dan CEO Lenovo Yuanqing Yang di atas panggung Sphere dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026.

Sebagai Mitra Teknologi Resmi (Official Technology Partner) FIFA World Cup 2026 yang akan digelar di Amerika Utara, Lenovo bertugas menyediakan solusi teknologi yang mendukung seluruh operasional turnamen sekaligus meningkatkan pengalaman penggemar secara lebih imersif dan personal.

Teknologi ini dirancang untuk menjangkau penonton yang hadir langsung di stadion, menonton dari rumah, maupun melalui perangkat seluler.

Salah satu pembaruan paling mencolok pada Piala Dunia 2026 adalah pemanfaatan Digital Avatar 3D dalam teknologi perwasitan dan siaran ulang pertandingan, khususnya untuk keputusan offside.

“Kami bekerja sama dengan FIFA untuk menciptakan generasi baru avatar 3D berbasis AI, sehingga para pemain terbaik dunia dapat direpresentasikan serealistis dan seakurat mungkin. Tidak ada dua pesepak bola yang identik, baik dari segi fisik maupun proporsi tubuhnya. Oleh karena itu, dimensi fisik tepat dari setiap pemain akan diperhitungkan sepenuhnya,” ujar Art Hu, Chief Information Officer Lenovo sekaligus Chief Technology and Delivery Officer, Solutions and Services Group, Kamis (15/1/2026).

BACA JUGA :  Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Tuan Rumah Diunggulkan Raih Kemenangan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Lenovo menjelaskan bahwa Digital Avatar ini dibuat dengan memanfaatkan aset 3D serta teknologi Advanced Generative AI. Setiap pemain akan direpresentasikan dalam bentuk avatar 3D yang mereplikasi dimensi fisik individual secara presisi.

Inovasi tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan oleh asisten wasit dan ofisial pertandingan FIFA. Dalam siaran, avatar akan ditampilkan dalam bentuk animasi 3D, terutama pada tayangan ulang offside, sehingga memberikan konteks visual yang lebih jelas dan mudah dipahami oleh penonton.

Teknologi Digital Avatar ini sebelumnya telah diuji coba pada ajang FIFA Intercontinental Cup di Qatar pada Desember lalu dan dinilai berhasil.

Selain itu, Lenovo juga menyediakan infrastruktur dan perangkat keras yang andal untuk mendukung FIFA serta penyedia teknologi VAR, Hawk-Eye Innovations, selama turnamen berlangsung. Dukungan ini melanjutkan kesuksesan implementasi teknologi serupa pada FIFA Club World Cup 2025.

BACA JUGA :  NASA Umumkan Kru Artemis III, Langkah Baru Menuju Kembalinya Manusia ke Bulan

Tak hanya itu, Lenovo menghadirkan Intelligent Command Center yang berfungsi memantau seluruh operasional FIFA World Cup 2026 secara real-time. Sistem ini akan menyajikan ringkasan harian berbasis AI, membantu petugas FIFA mengamati tren operasional, serta merespons kondisi di berbagai wilayah penyelenggaraan turnamen.

Menyusul keberhasilan uji coba kamera tubuh wasit (referee body cameras) pada FIFA Club World Cup 2025, FIFA dan Lenovo juga memastikan teknologi tersebut akan kembali digunakan di Piala Dunia 2026. Inovasi ini memungkinkan lebih dari enam miliar penonton di seluruh dunia menikmati sudut pandang langsung dari wasit saat berada di tengah lapangan.

Dengan integrasi AI dan teknologi canggih ini, Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi turnamen sepak bola paling inovatif dalam sejarah, baik dari sisi perwasitan, siaran, maupun pengalaman penggemar secara global.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================