
Bacaan Doa Taubat yang Dianjurkan
Beberapa doa taubat yang dicontohkan dalam Al-Qur’an dan hadits antara lain:
- Doa Taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa
“Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri…”
(QS Al-A’raf: 23)
- Doa Taubat Nabi Yunus AS
“Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau…”
(QS Al-Anbiya: 87)
- Doa Nabi Ayub AS saat diuji sakit
“Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau Maha Penyayang…”
(QS Al-Anbiya: 83)
- Doa Taubat Rasulullah SAW
Doa ini diajarkan Rasulullah SAW kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq dan berisi pengakuan dosa serta permohonan ampun (HR Bukhari dan Muslim).
Tata Cara Sholat Taubat
Sholat taubat dikerjakan sebanyak dua rakaat dengan niat sholat sunnah taubat karena Allah SWT. Tata caranya sama seperti sholat sunnah pada umumnya, diakhiri dengan salam, kemudian memperbanyak istighfar dan doa.
Syarat diterimanya taubat antara lain:
- Menyesali dosa yang telah dilakukan.
- Meninggalkan perbuatan maksiat tersebut.
- Bertekad kuat untuk tidak mengulanginya.
- Mengembalikan hak orang lain jika berkaitan dengan dosa terhadap sesama manusia.
Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dilakukan untuk memohon agar Allah SWT mengabulkan keinginan atau kebutuhan tertentu. Dikutip dari buku Shalat Hajat karya Ghaida Halah Ikram, sholat hajat dapat dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang dilarang sholat.
Sholat hajat dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, dilakukan secara sendiri (tidak berjamaah).
Doa Sholat Hajat
Setelah sholat hajat, dianjurkan membaca doa khusus yang berisi permohonan rahmat, ampunan, serta pengabulan hajat dunia dan akhirat. Doa ini dapat dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan dan keyakinan kepada Allah SWT.
Selain itu, dianjurkan memperbanyak istighfar dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian menyampaikan hajat dengan penuh harap dan tawakal.
Sholat taubat dan sholat hajat merupakan bentuk penghambaan yang mulia kepada Allah SWT. Melalui kedua ibadah ini, seorang Muslim diajarkan untuk senantiasa kembali kepada Allah, mengakui kelemahan diri, serta menggantungkan seluruh harapan hanya kepada-Nya.
Dengan niat yang tulus, hati yang bersih, dan keyakinan penuh kepada Allah SWT, insya Allah doa-doa yang dipanjatkan akan dikabulkan sesuai dengan kehendak dan hikmah-Nya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















