BOGORTODAY.COM – Teh susu menjadi salah satu minuman favorit banyak orang. Perpaduan rasa teh yang ringan dengan susu yang lembut membuat minuman ini terasa menenangkan sekaligus lebih mengenyangkan dibandingkan teh biasa.
Namun di balik kenikmatannya, cara pembuatan teh susu ternyata tidak bisa dilakukan sembarangan.
Dokter spesialis gizi Johanes Chandrawinata mengingatkan bahwa teh susu berisiko menjadi media pertumbuhan bakteri jika dibuat dan disimpan dengan cara yang keliru. Risiko ini meningkat ketika teh direndam terlalu lama atau sudah dicampur susu lalu dibiarkan pada suhu ruangan.
“Teh dan susu sama-sama mengandung zat yang bisa menjadi makanan bakteri. Kalau dibiarkan terlalu lama, apalagi di suhu ruangan, risikonya besar,” ujar Johanes, Senin (19/1/2026).
Teh Terlalu Lama Direndam Bisa Berbahaya
Menurut Johanes, kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan teh terendam terlalu lama setelah diseduh. Teh mengandung gula dan asam amino yang dapat memicu pertumbuhan bakteri jika dibiarkan selama berjam-jam.
Ia menyarankan agar teh dikonsumsi maksimal 2–4 jam setelah diseduh. Jika tidak langsung diminum, teh sebaiknya disimpan di dalam kulkas dan tetap dikonsumsi dalam waktu singkat.
“Kalau kita lihat teh yang dibiarkan semalaman, biasanya di bagian atas muncul lapisan seperti minyak. Itu menandakan adanya kontaminasi dan sebaiknya dibuang. Itu berarti bakteri sudah tumbuh,” jelasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















