
Risiko Lebih Tinggi Saat Dicampur Susu
Risiko kesehatan akan semakin besar ketika teh dicampur dengan susu. Susu mengandung gula dan protein yang menjadi nutrisi ideal bagi bakteri untuk berkembang, terutama jika dibiarkan di luar kulkas.
“Kalau teh saja sudah berisiko, teh dicampur susu itu lebih-lebih lagi. Susu harus selalu disimpan di kulkas kalau tidak langsung diminum,” kata Johanes.
Ia menegaskan, baik teh biasa maupun teh susu sebaiknya dikonsumsi dalam rentang waktu 2–4 jam setelah dibuat. Melewati waktu tersebut, kualitas rasa dan nilai gizinya bisa berubah akibat oksidasi serta aktivitas mikroorganisme.
Cara Aman Membuat Teh Susu
Untuk meminimalkan risiko kesehatan, Johanes menyarankan agar pembuatan teh susu dilakukan secara terpisah. Berikut langkah yang dinilai paling aman:
- Seduh teh terlebih dahulu menggunakan daun teh, bukan kantong teh
- Gunakan saringan teh berbahan stainless steel
- Seduh dengan air panas secukupnya
- Setelah teh siap, baru campurkan susu
- Segera dikonsumsi atau simpan di kulkas jika tidak langsung diminum
“Dengan cara ini, risiko paparan bahan dari kantong teh dan pertumbuhan bakteri bisa ditekan,” ujarnya.
Manfaat Teh Susu Jika Dikonsumsi dengan Benar
Melansir MedicineNet, teh susu tetap memiliki manfaat kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dibuat dengan cara yang tepat. Beberapa manfaatnya antara lain:
- Memberi energi dan menjaga daya tahan tubuh
- Membantu meredakan stres
- Menjaga kesehatan kulit
- Mendukung program penurunan berat badan
Meski demikian, dokter tetap mengingatkan agar masyarakat memperhatikan kualitas bahan, cara pembuatan, serta penyimpanan teh susu. Dengan langkah yang tepat, minuman favorit ini bisa dinikmati secara aman tanpa mengorbankan kesehatan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















