Korea Selatan Dorong Pengembangan Hanok untuk Perkuat Pariwisata dan Lestarikan Budaya

Untuk mendukung pengembangan ini, pemerintah Korea Selatan akan melatih 100 tenaga profesional baru mulai bulan depan. Pelatihan tersebut difokuskan pada desain dan manajemen konstruksi hanok. Negara pun menyiapkan dana sebesar 300 juta won atau sekitar Rp3 miliar untuk mendukung program ini.

Sejak 2011, lebih dari 1.500 profesional telah mengikuti pelatihan serupa. Banyak di antaranya berhasil memenangkan kompetisi desain dan menangani proyek hanok, bahkan hingga ke luar negeri. Selain pengembangan sumber daya manusia, pemerintah juga berupaya memodernisasi standar konstruksi hanok yang selama ini dinilai mahal dan kurang fleksibel.

BACA JUGA :  7 Cara Bijak Menghadapi Sikap Meremehkan dari Orang Lain

Melalui proyek penelitian yang berlangsung hingga Juni mendatang, pemerintah akan meninjau ulang kriteria bangunan hanok, mendorong penggunaan metode modular, serta menstandarisasi material agar biaya pembangunan dapat ditekan tanpa menghilangkan nilai tradisionalnya.

Tak berhenti pada aspek bangunan, pemerintah juga menargetkan pembangunan hanok ikonik yang mampu mencerminkan identitas lokal masing-masing daerah dan memperkuat daya tarik wisata. Dalam jangka panjang, Korea Selatan berambisi membangun klaster industri hanok yang terintegrasi, mencakup desain, produksi material, pelatihan tenaga ahli, hingga layanan pemeliharaan dalam satu ekosistem berkelanjutan.

BACA JUGA :  Wabup Bogor Sebut WTP Dua Kali Berturut-turut Bukti Akuntabilitas Pemkab

Dengan langkah ini, hanok diharapkan tak hanya menjadi simbol masa lalu, tetapi juga bagian penting dari masa depan pariwisata dan ekonomi kreatif Korea Selatan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================