
BOGORTODAY.COM – Siswa kelas 12 SMA Mardi Yuana Bogor baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan retreat di Rumah Retret Santo Yusuf, Cipanas, yang berlangsung pada 19-21 Januari 2026.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi para siswa untuk berefleksi serta mendalami makna kehidupan, pengharapan, dan nilai-nilai kristiani.
Selama tiga hari, para siswa diajak untuk mempererat kebersamaan melalui berbagai dinamika kelompok, pentas seni, dan sesi permenungan bersama. Pendampingan dilakukan langsung oleh para Frater (calon imam) serta bapak dan ibu guru guna memastikan nilai kedisiplinan dan spiritualitas terbentuk melalui doa, refleksi, dan meditasi.
Suasana Tenang untuk Memulihkan Pikiran
Para peserta mengaku bahwa Rumah Retret Santo Yusuf menjadi tempat yang ideal untuk menenangkan diri dari padatnya rutinitas akademik. Selain fasilitas yang nyaman dan udara yang sejuk, keramahan para suster serta sajian menu masakan yang lezat menjadi nilai tambah selama kegiatan berlangsung.
Penyampaian materi yang komunikatif dan menyenangkan juga membuat para siswa mampu menyerap pesan moral secara optimal tanpa rasa bosan. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik bagi siswa untuk memiliki karakter yang lebih kuat dan positif di masa depan.
Apresiasi dari Pemerhati Pendidikan
Kegiatan rutin tahunan ini mendapatkan apresiasi dari pemerhati pendidikan, Heru B. Setyawan. Pria yang akrab disapa Pahe ini menilai bahwa program retreat sangat efektif dalam membentuk kedisiplinan siswa di tengah tantangan zaman.
“Retreat selain membentuk karakter disiplin murid, program ini juga merupakan salah satu program unggulan SMA Mardi Yuana Kota Bogor,” ujar Pahe kepada media.
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















