BOGORTODAY.COM – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Bogor mencatatkan performa positif sepanjang tahun anggaran 2025. Hingga tutup tahun per 31 Desember, instansi ini berhasil melampaui target penerimaan negara dan memperketat pengawasan terhadap baang ilegal di wilayah penyangga ibu kota.
Kepala KPPBC TMP A Bogor, Budi Harjanto, mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan mencapai 103,5 persen dari target yang ditetapkan. Dari target sebesar Rp612 miliar, pihaknya berhasil mengumpulkan total Rp634 miliar.
“Alhamdulillah, penerimaan pabean dan cukai selalu meningkat seiring dengan kebutuhan pembiayaan negara yang juga bertambah. Meskipun kontribusi kami di APBN mungkin terlihat kecil dibandingkan total nasional, kami tetap berbangga karena setiap rupiah sangat berarti bagi pembangunan,” ujar Budi Harjanto dalam pemaparannya, pada Kamis (22/1/2026).
Keberhasilan Fungsi Pengawasan
Selain dari sisi fiskal, Bea Cukai Bogor juga menunjukkan taringnya dalam fungsi perlindungan masyarakat (community protector). Salah satu capaian yang menonjol adalah penggagalan penyelundupan narkotika melalui jalur pengiriman barang.
“Kami berhasil menegah 22 kilogram ganja yang dikirim dari berbagai wilayah, termasuk Aceh, menuju Bogor melalui barang kiriman,” jelas Budi.
Selain ganja, petugas juga mengamankan 335 liter minuman keras ilegal dan terus rutin menindak peredaran rokok ilegal. Total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari berbagai penindakan tersebut mencapai Rp8,53 miliar.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















