Niat Sholat Jumat: Hukum, Keutamaan, dan Bacaan bagi Makmum dan Imam

Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.” (QS. Al-Jumu’ah: 9)

Ayat ini menunjukkan kewajiban sholat Jumat sekaligus perintah untuk menghadirinya secara berjamaah.

Bacaan Niat Sholat Jumat

Dalam sholat Jumat, jemaah terbagi menjadi dua posisi utama, yaitu imam dan makmum. Makmum adalah orang yang mengikuti imam dalam gerakan dan bacaan sholat.

  1. Niat Sholat Jumat sebagai Makmum

اُصَلِّيْ فَرْضَ الْجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin:
Ushollii fardhol jum‘ati rak‘ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muuman lillaahi ta‘aala.

Artinya:
“Aku berniat sholat Jumat dua rakaat, menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”

  1. Niat Sholat Jumat sebagai Imam
BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمْعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin:
Ushollii fardhol jum‘ati rak‘ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta‘aala.

Artinya:
“Aku berniat sholat Jumat dua rakaat, menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.”

Adab Menuju Sholat Jumat

Ketika memenuhi panggilan adzan atau iqamah, umat Islam dianjurkan berjalan dengan tenang dan penuh ketenteraman, tidak tergesa-gesa. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah RA:

إِذَا أُقِيْمَتِ الصَّلَاةُ فَلَا تَأْتُوهَا تَسْعَوْنَ وَأْتُوهَا تَمْشُونَ عَلَيْكُمُ السَّكِينَةُ، فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

BACA JUGA :  Kehabisan Obat, ODGJ di Cariu Bacok Tetangga

Artinya:
“Apabila sholat telah diiqamahkan, maka janganlah kamu mendatanginya dengan tergesa-gesa. Datangilah sholat dengan berjalan biasa dan penuh ketenangan. Apa yang kamu dapati, kerjakanlah, dan apa yang tertinggal, sempurnakanlah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Apakah Niat Harus Dilafalkan?

Mayoritas ulama sepakat bahwa niat tidak wajib dilafalkan, karena tempat niat adalah di dalam hati. Melafalkan niat hanya bersifat membantu konsentrasi dan bukan syarat sah sholat.

Imam An-Nawawi menegaskan bahwa niat yang sah adalah niat di dalam hati, sedangkan pelafalan dengan lisan bukanlah kewajiban dalam sholat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================