
Protein memiliki efek termal paling tinggi dibandingkan karbohidrat dan lemak. Sekitar 20–30 persen kalori dari protein akan terbakar hanya untuk proses pengolahannya di dalam tubuh. Artinya, konsumsi protein membuat tubuh bekerja lebih keras, sehingga kalori pun lebih banyak terbakar.
- Protein Membantu Menjaga Tubuh Tetap Ramping
Menambah asupan protein penting untuk menjaga komposisi tubuh. Protein membantu mengurangi penumpukan lemak, terutama di area perut, sekaligus mempertahankan massa otot.
Mengutip Cleveland Clinic, protein berperan dalam pembentukan otot sehingga dapat mencegah hilangnya massa otot saat berat badan turun. Dengan demikian, tubuh pun terlihat lebih kencang dan proporsional.
- Lebih Sedikit Lemak yang Disimpan Tubuh
Dalam proses penurunan berat badan, mengurangi kalori yang disimpan sebagai lemak menjadi kunci. Dari tiga makronutrien utama, protein merupakan yang paling sulit diubah menjadi lemak tubuh.
Artinya, meski porsi protein ditingkatkan, risiko penumpukan lemak relatif lebih rendah dibandingkan konsumsi karbohidrat dan lemak berlebih.
- Protein Mencegah Berat Badan Naik Kembali
Menurunkan berat badan memang menantang, tetapi mempertahankannya sering kali lebih sulit. Berbagai studi menunjukkan, lebih dari setengah berat badan yang berhasil diturunkan bisa kembali naik dalam dua tahun.
Asupan protein dapat menjadi solusi. Sebuah studi menemukan bahwa peningkatan konsumsi protein dari 15 persen menjadi 18 persen dari total kalori harian mampu mengurangi risiko kenaikan berat badan kembali hingga sekitar 50 persen.
Alasan pentingnya konsumsi protein bukan hanya soal menurunkan angka timbangan, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Dengan asupan protein yang cukup dan seimbang, diet bisa dijalani lebih efektif, realistis, dan berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















