GURU HONORER HARUS SABAR & KREATIF

GURU
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

SYAIR lagu dari Iwan Fals yang berjudul Umar Bakri menggambarkan sangat pas kehidupan seorang guru di Indonesia.

Inilah syair lagunya: Tas hitam dari kulit buaya, Selamat pagi, Berkata bapak Umar Bakri, Ini hari aku rasa kopi nikmat sekali, Tas hitam dari kulit buaya, Mari kita pergi memberi pelajaran ilmu pasti, Itu murid bengalmu mungkin sudah menunggu, Laju sepeda kumbang di jalan berlubang, Selalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80 Persen, Jaecoo J5 Pimpin Pasar

Terkejut dia waktu mau masuk pintu gerbang, Banyak polisi bawa senjata berwajah garang, Bapak Umar Bakri kaget apa gerangan?, “Berkelahi pak!” jawab murid seperti jagoan, Bapak Umar Bakrie takut bukan kepalang, Itu sepeda butut dikebut lalu cabut kalang kabut, Cepat pulang, Busyet, Standing dan terbang, Umar Bakri Umar Bakri, Pegawai negeri, Umar Bakri Umar Bakri, Empat puluh tahun mengabdi, Jadi guru jujur berbakti memang makan hati, Umar Bakri Umar Bakri, Banyak ciptakan menteri, Umar Bakri, Profesor dokter insinyurpun jadi, Tapi mengapa gaji guru Umar Bakri, Seperti dikebiri.

BACA JUGA :  Polres Bogor Pastikan Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing Tetap Berlanjut

Sampai Prof akal sehat Rocky Gerung menekankan bahwa gaji guru honorer yang hanya 300 ribu per bulan. Ada juga gaji guru honorer yang  paling besar sekitar 2juta.

Rocky mengatakan di Makan Bergizi Gratis (MBG). Gaji kepala dapur 7juta, gaji akuntan 5juta, gaji ahli gizi 5juta, gaji tukang cuci piring 2,7jt, gaji pengantar ompreng (sopir) 3juta.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================