GURU HONORER HARUS SABAR & KREATIF

Penulis semula guru tetap swasta dan dapat sertifikasi, tapi sejak pensiun usia 60 tahun, sekarang  jadi guru honorer.

Untuk gaji guru ASN, P3K, guru tetap swasta yang sudah bersertifikasi memang sudah besar gajinya dan sudah sejahtera. Inilah solusi untuk guru honorer agar tetap eksis dan penghasilannya bertambah, yaitu:

1.Guru honorer harus sabar, sabar adalah kemampuan menahan diri dan mengendalikan hawa nafsu untuk tetap teguh dalam ketaatan kepada Allah, menjauhi larangan-Nya, serta menerima takdir dengan ikhlas dan tawakal, menjadikannya kekuatan aktif yang menguatkan iman, bukan sikap pasif.

BACA JUGA :  JAGATANI: Insiden UGM Harus Menjadi Momentum Memperkuat Dialog Demokrasi

Sabar dalam ketaatan, sabar dalam menjauhi maksiat, dan sabar dalam menghadapi cobaan (karena gajinya kecil)

2.Guru honorer mengajar lebih dari satu sekolah, memang agak ribet, tapi bagaimana lagi, karena ini cara yang paling mudah untuk menambah penghasilan guru honorer. Mengapa ribet ngajar di 2 sekolah, karena harus fokus, harus adil agar tidak dikatakan menomor satukan salah satu sekolah dan kadang ada jadwal atau kegiatan yang bersamaan.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80 Persen, Jaecoo J5 Pimpin Pasar

3.Guru honorer harus kreatif, yaitu bisa jadi guru bimbingan belajar, bisa memberi les privat, bisa usaha warung di rumah, bisa jadi ojol, dan lain-lain yang penting kerja atau usaha yang halal dan tidak menurunkan wibawa sebagai seorang guru. Kalau penulis selain mengajar di 2 sekolah, juga jadi penulis dan jualan air kesehatan. Oke baik tetap gas ken untuk semua guru honorer di Indonesia. Jayalah Indonesiaku.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================