Air Sumur Keruh Saat Musim Hujan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Air Sumur
Ilustrasi Air Sumur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Air sumur yang tiba-tiba berubah menjadi keruh saat musim hujan kerap membuat pemilik rumah khawatir. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga berpotensi membahayakan kesehatan apabila air tetap digunakan tanpa penanganan yang tepat.

Musim hujan dengan intensitas tinggi memang sering memengaruhi kualitas air tanah, terutama bagi rumah tangga yang masih mengandalkan sumur sebagai sumber air utama.

Perubahan warna, bau, hingga rasa air bisa menjadi tanda bahwa air sumur telah terkontaminasi oleh air permukaan, lumpur, atau zat berbahaya lainnya.

Karena itu, penting bagi pemilik rumah memahami penyebab air sumur menjadi keruh saat musim hujan. Dengan mengetahui sumber masalahnya, langkah penanganan yang tepat bisa dilakukan agar air sumur kembali aman digunakan.

Penyebab Air Sumur Menjadi Keruh Saat Musim Hujan

Keruhnya air sumur tidak terjadi begitu saja. Ada sejumlah faktor yang memicu penurunan kualitas air, mulai dari kondisi lingkungan sekitar hingga konstruksi sumur itu sendiri. Berikut beberapa penyebab umum air sumur menjadi keruh saat musim hujan.

  1. Air hujan dan banjir membawa kotoran ke dalam sumur

Hujan deras dan banjir dapat membawa lumpur, tanah, serta kotoran dari permukaan tanah. Material ini kemudian meresap ke dalam tanah dan masuk ke sumur, sehingga air berubah keruh dan kecokelatan.

  1. Struktur sumur tidak kedap air
BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Retakan pada dinding sumur atau penutup yang tidak rapat membuat air kotor dari luar mudah masuk, terutama saat debit air hujan meningkat. Sumur yang sudah tua juga lebih rentan mengalami kerusakan struktur.

  1. Kontaminasi septic tank atau limbah sekitar

Sumur yang letaknya terlalu dekat dengan septic tank atau saluran limbah berisiko tercemar. Saat hujan deras, air permukaan dapat membawa bakteri dan zat berbahaya masuk ke sumber air sumur. Karena itu, jarak ideal antara sumur dan septic tank sangat penting diperhatikan.

  1. Perubahan aliran air tanah

Hujan lebat dapat mengubah arah dan pola aliran air tanah. Perubahan ini memungkinkan zat-zat tertentu yang sebelumnya terperangkap di lapisan tanah ikut terbawa. Akibatnya, kontaminan alami maupun buatan manusia, seperti bakteri dan nitrat, bisa masuk ke sumur tanpa disadari.

Cara Mengatasi Air Sumur Keruh Akibat Musim Hujan

Ketika air sumur berubah keruh, langkah penanganan yang tepat perlu segera dilakukan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.

  1. Hentikan sementara penggunaan air untuk konsumsi

Air sumur yang keruh sebaiknya tidak langsung digunakan untuk minum atau memasak. Kondisi ini menandakan kemungkinan adanya kotoran, bakteri, atau zat berbahaya yang terbawa masuk saat hujan. Gunakan sumber air alternatif hingga air kembali jernih dan dinyatakan aman.

  1. Gunakan bahan penjernih air
BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

Bahan seperti tawas atau kaporit dapat membantu mengendapkan kotoran dan membunuh bakteri. Namun, penggunaannya harus sesuai takaran agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

  1. Pasang sistem filter air

Pemasangan filter air pada sumur atau saluran distribusi dapat menyaring lumpur, pasir, dan partikel halus. Dengan sistem penyaringan yang baik, kualitas air akan lebih terjaga meski musim hujan.

  1. Lakukan uji kualitas air secara rutin

Mengutip Environmental Protection Agency (EPA), pemilik rumah disarankan melakukan pengujian kualitas air sumur setidaknya satu kali dalam setahun. Pengujian juga perlu dilakukan setelah hujan deras atau banjir untuk memastikan air bebas dari bakteri dan zat berbahaya.

  1. Perbaiki dan rawat struktur sumur

Pastikan penutup sumur selalu rapat dan dinding sumur tidak retak. Area sekitar sumur juga perlu dilengkapi sistem drainase yang baik agar air hujan yang tercemar tidak menggenang dan masuk ke dalam sumur.

Air sumur yang keruh saat musim hujan merupakan masalah umum, tetapi tidak boleh dianggap sepele. Dengan memahami penyebabnya serta menerapkan langkah penanganan yang tepat, kualitas air sumur dapat kembali terjaga.

Perawatan rutin, pengujian berkala, dan perbaikan struktur sumur menjadi kunci agar air sumur tetap aman digunakan, terutama di tengah intensitas hujan yang tinggi.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================