
Yayan menyatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap ikan sapu-sapu untuk memastikan penyebab kematian tersebut.
“Mungkin kami akan membedah sendiri untuk mencari tahu ada zat apa saja,” paparnya.
Namun, Yayan mengakui Diskanak akan meminta bantuan laboratorium bersertifikat untuk menganalisis penyebab pasti kematian ikan tersebut. Hal ini karena organ dalam ikan telah hancur dan Diskanak tidak memiliki laboratorium sendiri.
“Organ dalam sudah hancur. Karena kita tidak punya lab sendiri untuk itu, maka kita biasanya minta bantuan ke ahli lab yang lebih tinggi, yang bersertifikat,” tuturnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















