
Ia juga mendorong Dinkukmdagin untuk melakukan studi banding ke wilayah lain yang berhasil menjaga stabilitas harga, seperti Yogyakarta, di mana angka inflasi tetap landai meski ada tekanan harga di tingkat nasional.
Selain itu, Fajar menekankan bahwa terdapat dua aspek krusial yang harus dijaga oleh dinas terkait dalam menghadapi hari raya, yakni memastikan stok pangan di pasar tetap ada dan tidak terjadi kekosongan barang. Kemudian menjamin harga di tingkat pedagang tetap dapat dijangkau oleh daya beli masyarakat.
“Melalui koordinasi yang ketat dan intervensi pasar yang tepat, masyarakat Kota Bogor dapat merayakan hari raya tanpa terbebani oleh gejolak harga pangan yang ekstrem,” ungkapnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















