Komisi IV DPRD Kota Bogor Godok Anggaran 2026, Fokus Stabilitas Harga Pangan dan Penguatan UMKM

Dorong UKM “Naik Kelas”

Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Kisowo Jumino, mendorong Dinkukmdagin untuk lebih aktif meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku UKM. Ia menekankan perlunya kreativitas dan terobosan dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini melalui kolaborasi dengan pihak swasta, akademisi, dan media.

“Kita dorong supaya semakin banyak UKM yang dibina di Kota Bogor dan mampu melakukan terobosan kreatif,” tambah Tri Kisowo.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Validasi Data 72.000 UMKM

Terkait data pelaku usaha, Fajar mengungkapkan bahwa saat ini tercatat sekitar 72.000 UMKM di Kota Bogor yang terdaftar melalui sistem Online Single Submission (OSS). Namun, DPRD tengah meminta akses data yang lebih mendalam (by name by address) untuk memetakan berapa banyak usaha yang benar-benar stabil atau settle.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

“Pihak DPRD juga tengah mendalami 12 indikator terkait Industri Kecil Menengah (IKM) agar pelaku usaha mikro dapat “naik kelas”. Data-data penunjang tersebut diharapkan dapat dilengkapi pada pertemuan lanjutan hari Kamis mendatang guna mematangkan arah kebijakan tahun 2026,” pungkas Fajar.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================