PBSI Targetkan Fajar/Fikri Juara All England, Indonesia Open, dan Asian Games

PBSI
PBSI Targetkan Fajar/Fikri Juara All England, Indonesia Open, dan Asian Games. (Foto: Dok. PBSI)

BOGORTODAY.COM – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, menyebut pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, ditargetkan meraih gelar juara di tiga ajang prestisius sepanjang tahun ini, yakni All England, Indonesia Open, dan Asian Games.

Sejak dipasangkan pada pertengahan tahun lalu, Fajar/Fikri belum banyak menambah koleksi gelar. Hingga kini, pasangan ganda putra nomor satu Indonesia tersebut baru mengantongi satu titel juara, yakni saat menjuarai China Masters 2025.

Sementara itu, pada ajang Indonesia Masters, langkah mereka harus terhenti di babak perempat final usai kalah dari pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

PBSI berharap pasangan ini mampu bersinar di turnamen level atas, khususnya pada turnamen BWF Super 750 dan Super 1000. Eng Hian menilai para pemain senior masih memiliki potensi besar untuk meraih hasil maksimal di ajang-ajang bergengsi.

BACA JUGA :  Benarkah Sifat Anak Lebih Banyak Turun dari Ibu atau Ayah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

“Untuk pemain senior, tentu kita berharap hasil yang lebih baik. Terutama untuk Fajar/Fikri di turnamen level 750 dan 1000,” ujar Eng Hian, Minggu (25/1/2026).

Eng Hian yang akrab disapa Coach Didi menjelaskan, kekalahan Fajar/Fikri di Indonesia Masters menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih ganda putra. Menurutnya, ada sejumlah catatan teknis yang saat ini tengah difokuskan dalam program latihan, meski tidak dapat diungkapkan secara detail ke publik.

“Dari performa di sini memang mereka kalah dari pasangan junior. Tapi itu sudah menjadi bahan program latihan kami. Ada beberapa poin penting yang menjadi fokus utama,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Apple Umumkan iOS 27 dan macOS 27, iPhone 11 Masih Kebagian Update

Lebih lanjut, Eng Hian menegaskan kekalahan tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi terhadap perubahan pola permainan yang sedang diterapkan. Ia menyebut Fajar/Fikri saat ini tengah menyesuaikan diri dengan pendekatan baru yang tentu membutuhkan waktu.

“Kalau rekan-rekan media mengikuti perjalanan Fajar/Fikri, ada beberapa perubahan pola permainan. Mereka masih beradaptasi dan itu tidak mudah,” jelasnya.

Meski demikian, PBSI tetap optimistis target besar bisa tercapai seiring berjalannya waktu. Eng Hian menekankan bahwa fokus utama Fajar/Fikri bukan hanya pada setiap turnamen, melainkan puncaknya berada di ajang-ajang utama tahun ini.

All England menjadi sasaran utama, lalu Indonesia Open, dan puncaknya nanti di Asian Games,” pungkas Eng Hian.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================