
Tarik rem parkir secara perlahan, rasakan respons pengereman di roda, dan atur tekanannya agar mobil tidak langsung terkunci atau tergelincir. Jangan menarik rem tangan secara mendadak karena bisa menyebabkan mobil berputar atau kehilangan kendali.
Aktifkan Lampu Hazard dan Klakson
Saat rem blong, segera nyalakan lampu hazard dan tekan klakson untuk memberi peringatan kepada pengendara lain bahwa kendaraan Anda sedang mengalami masalah. Langkah ini penting untuk menghindari tabrakan beruntun.
Tetap injak pedal rem secara perlahan, meskipun responsnya minim. Jika pedal rem bisa menyentuh lantai mobil, kemungkinan cairan rem berkurang atau terjadi masalah pada komponen seperti master silinder atau kaliper rem.
Jangan Langsung Mematikan Mesin
Kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah mematikan mesin saat rem blong. Hal ini justru akan membuat mobil semakin sulit dikendalikan dan sistem pengereman tidak bisa kembali bekerja secara optimal.
Hindari Menginjak Pedal Gas
Menginjak pedal gas dalam kondisi rem blong sangat berbahaya. Bukannya memperlambat, mobil justru akan melaju semakin cepat dan memperbesar risiko kecelakaan.
Tabrak Area yang Lebih Lunak
Jika semua cara di atas tidak berhasil dan situasi semakin berbahaya, carilah area yang relatif lunak untuk menghentikan kendaraan. Misalnya, arahkan mobil ke tanah berlumpur, gundukan pasir, semak, atau pagar kayu.
Menabrak benda yang lebih lunak dapat membantu menghentikan laju mobil dengan risiko cedera yang lebih kecil dibandingkan menabrak kendaraan lain atau bangunan keras. Cara ini merupakan opsi terakhir demi menyelamatkan diri dan orang lain, sebagaimana dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















