
Jenal menjelaskan, aspek keselamatan menjadi perhatian serius dalam proses pembongkaran gedung tinggi tersebut. Pemkot Bogor menekankan bahwa risiko pembongkaran sangat tinggi bagi para pedagang yang masih berada di radius dekat bangunan.
“Risikonya bukan hanya soal dilarang atau tidak berdagang, tapi membahayakan keselamatan para pedagang ketika bangunan setinggi itu dibongkar. Saya yakin ada SOP yang akan dijalankan pihak ketiga mengenai radius aman dari area pembongkaran,” jelasnya.
Transformasi Menjadi Kantong Parkir Wisata
Setelah pembongkaran, kawasan Pasar Bogor dan Plaza Bogor akan ditata ulang sesuai peruntukannya. Target utamanya adalah mengubah kawasan tersebut menjadi sarana parkir terpadu guna mendukung destinasi wisata Suryakencana.
Dengan adanya gedung parkir ini, diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Suryakencana tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi masuk ke dalam kawasan wisata agar lebih tertata.
Untuk mengakomodasi pedagang bahan pokok dan pasar tumpah, Pemkot Bogor telah menyiapkan pengalihan ke tiga lokasi pasar lain, yaitu Pasar Warung Jambu, Pasar Sukasari, Pasar Teknik Umum (TU).
“Sedangkan untuk kawasan sekitar bekas Pasar Bogor nantinya akan difokuskan sebagai area kuliner yang tertata rapi,” pungkas Jenal.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















