Harga Emas Antam Melejit, Bisa Jadi Strategi Menabung untuk Beli Rumah

Harga Emas Antam
Harga Emas Antam Melejit, Bisa Jadi Strategi Menabung untuk Beli Rumah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Harga emas Antam belakangan ini terus menunjukkan tren kenaikan signifikan. Bahkan, harga emas nyaris menyentuh angka Rp 3 juta per gram.

Kondisi ini membuat emas kembali dilirik sebagai aset investasi jangka menengah hingga panjang, termasuk untuk membantu mewujudkan impian membeli rumah.

Perencana keuangan Andy Nugroho menilai, menabung emas dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk meringankan beban pembelian rumah, khususnya bagi masyarakat yang berencana mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Pasalnya, KPR mensyaratkan pembayaran uang muka atau down payment (DP) yang nilainya tidak sedikit.

“Ketika menabung, paling tidak emas ini bisa jadi salah satu instrumen untuk leverage tabungan kita itu tadi,” ujar Andy kepada detikcom, Rabu (28/1/2026).

Emas untuk Mengejar DP Rumah

Andy mencontohkan, jika seseorang ingin membeli rumah seharga Rp 500 juta, maka DP yang perlu disiapkan sekitar 20 persen atau Rp 100 juta. Untuk mengumpulkan dana sebesar itu tentu membutuhkan waktu. Oleh karena itu, menempatkan tabungan dalam bentuk aset yang berpotensi tumbuh, seperti emas, dinilai lebih optimal dibandingkan hanya menyimpan uang tunai.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

Menurutnya, meski harga rumah cenderung naik setiap tahun, menabung emas tetap lebih baik dibandingkan tidak menabung sama sekali. Terutama bagi pembeli rumah pertama, pemilihan rumah sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial dan tidak memaksakan diri.

“Saat memilih rumah yang ingin dibeli juga sebaiknya diukur dari kemampuan membayarnya, istilahnya tidak muluk-muluk untuk rumah pertama,” jelas Andy.

Fleksibel Menentukan Pilihan Rumah

Andy juga menegaskan bahwa jika harga rumah yang diincar sudah melonjak terlalu tinggi, calon pembeli sebaiknya bersikap realistis dengan mengalihkan pilihan ke rumah lain yang lebih terjangkau. Ia menilai peluang tetap terbuka karena akan selalu ada pengembang baru yang menawarkan hunian di kisaran harga tertentu.

Sebagai contoh, jika saat ini rumah dengan harga Rp 300–500 juta masih diincar, lalu beberapa tahun kemudian harganya naik, bukan berarti peluang membeli rumah tertutup. Masih ada kemungkinan developer lain menghadirkan rumah dengan harga serupa di lokasi berbeda.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

“Jadi menurut saya, kalau memang punya keinginan kuat untuk punya rumah, ya sudah nabung dulu aja. Beliin emas aja, kumpulin dulu tabungannya. Begitu nanti nemu rumah yang dirasa cocok dengan segala komprominya, ya sudah diambil,” ujarnya.

Tips Mulai Menabung Emas

Bagi masyarakat yang baru ingin mulai menabung emas, Andy menyarankan untuk menyisihkan sekitar 10 persen dari penghasilan bulanan. Jika dana tersebut belum cukup untuk membeli satu gram emas, maka tabungan bisa dikumpulkan selama beberapa bulan.

Sebagai ilustrasi, dengan penghasilan Rp 10 juta per bulan, menyisihkan Rp 1 juta per bulan berarti membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk membeli satu gram emas dengan harga Rp 3 juta. Strategi ini juga dinilai tetap relevan bagi masyarakat dengan penghasilan setara UMK.

“Menurut saya aman saja dan yang penting dilakukan dulu. Karena ini akan menjadi habit yang bagus dalam mengelola uang,” pungkas Andy.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================