Dalil Puasa Nisfu Syaban: Hukum, dan Jadwal Pelaksanaannya Tahun 2026

Nifsu Syaban
Dalil Puasa Nisfu Syaban: Hukum, dan Jadwal Pelaksanaannya Tahun 2026. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Nisfu Syaban jatuh pada pertengahan bulan Syaban, tepatnya pada tanggal 15 dalam kalender Hijriah. Momen ini kerap dimaknai sebagai waktu istimewa oleh umat Islam dan biasanya diisi dengan berbagai amalan, salah satunya puasa Nisfu Syaban.

Menurut buku Pintar Menjahit untuk Pemula karya Herdiansyah Achmad, hukum puasa Nisfu Syaban adalah sunnah.

Tata cara pelaksanaannya sama seperti puasa sunnah pada umumnya, yang membedakan hanyalah pada niat yang dibaca.

Lantas, bagaimana dalil dan pandangan ulama terkait puasa Nisfu Syaban?

Dalil Puasa Nisfu Syaban dan Kedudukannya

Dilansir dari kitab Fiqh As Sunnah karya Sayyid Sabiq terjemahan Khairul Amru Harahap, tidak terdapat dalil shahih yang secara khusus menyebutkan keutamaan puasa Nisfu Syaban.

Adapun hadits yang sering dijadikan dasar terkait amalan malam dan puasa di pertengahan bulan Syaban berasal dari Mu’awiyah bin Abdillah bin Ja’far, namun hadits tersebut berstatus lemah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Jika masuk malam pertengahan bulan Syaban maka salatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya. Karena Allah turun ke langit dunia ketika matahari terbenam…” (HR Ibnu Majah)

Lebih lanjut, dalam buku Kumpulan Tanya Jawab Bid’ah dalam Ibadah susunan Hammud bin Abdullah Al Mathr, dijelaskan bahwa muslim yang terbiasa melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan, maka tidak mengapa jika ia berpuasa pada 15 Syaban. Dalam hal ini, puasa tersebut tidak dimaknai sebagai puasa khusus Nisfu Syaban, melainkan bagian dari kebiasaan puasa sunnah rutin.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

Dengan demikian, puasa pada tanggal 15 Syaban dipandang sama seperti puasa sunnah di hari-hari lainnya, tanpa mengkhususkan keyakinan keutamaan tertentu.

Dalil Shahih Puasa di Bulan Syaban

Meski dalil khusus puasa Nisfu Syaban dinilai lemah, terdapat sejumlah hadits shahih yang menjelaskan keutamaan berpuasa di bulan Syaban secara umum. Hal ini sebagaimana riwayat dari Aisyah RA:

“Tidaklah aku melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadhan, dan tidaklah aku melihatnya puasa paling banyak dalam sebulan, kecuali bulan Syaban.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadits lain juga diriwayatkan oleh Ummu Salamah RA:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam setahun tidak berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Syaban, lalu dilanjutkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR Abu Dawud dan An-Nasa’i, dinyatakan shahih oleh Al-Albani)

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Jadwal Puasa Nisfu Syaban 2026

Mengacu pada Kalender Hijriah Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, puasa Nisfu Syaban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Puasa dilaksanakan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, sebagaimana puasa sunnah lainnya.

Niat Puasa Nisfu Syaban

Berikut niat puasa Nisfu Syaban yang dapat dibaca oleh umat Islam:

  1. Niat Puasa Nisfu Syaban di Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu souma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya‘bana lillahi ta‘ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah SWT.”

  1. Niat Puasa Nisfu Syaban Jika Kesiangan

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu souma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Sya‘bana lillahi ta‘ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Syaban hari ini karena Allah SWT.”

Dengan memahami dalil dan ketentuannya, umat Islam diharapkan dapat melaksanakan puasa di bulan Syaban dengan penuh kesadaran dan tetap berpegang pada tuntunan yang shahih.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================