
BOGORTODAY.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor mengakui masih kekurangan penjaga taman atau park ranger untuk menjaga keamanan dan estetika fasilitas publik di sejumlah wilayah.
Keterbatasan jumlah petugas tersebut dinilai berkontribusi terhadap maraknya aksi vandalisme yang masih terjadi, terutama di kawasan flyover Cileungsi dan wilayah Puncak. Coretan dan perusakan fasilitas publik kerap muncul di lokasi-lokasi tersebut.
Kepala DPKP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mengandalkan sumber daya manusia yang tersedia untuk menjaga estetika kota.
“Kalau bicara kekurangan, pasti masih kurang. Petugas taman dan park ranger jumlahnya terbatas. Saat ini kami hanya memaksimalkan pegawai yang ada,” ujar Eko, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Eko, park ranger memiliki peran penting dalam menjaga keamanan sekaligus keindahan fasilitas publik. Karena itu, DPKP masih membuka peluang penambahan petugas pada tahun mendatang.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















