Air Terjun Niagara Diselimuti Es, Fenomena Musim Dingin yang Menakjubkan

Air Terjun Niagara
Air Terjun Niagara Diselimuti Es. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Pemandangan musim dingin yang menakjubkan dari Air Terjun Niagara yang diselimuti salju dan es tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Salah satu air terjun paling terkenal di dunia yang terletak di perbatasan Kanada dan Amerika Serikat (AS) ini tampak seolah membeku total akibat suhu ekstrem di bawah nol derajat Celsius.

Foto dan video yang beredar menampilkan Niagara layaknya “negeri es” yang diam dan tak bergerak. Namun, di balik tampilan dramatis tersebut, terdapat fakta menarik.

Fenomena alam yang terjadi beberapa tahun sekali ini sebenarnya tidak membuat Air Terjun Niagara membeku sepenuhnya.

Seperti dilansir Travel and Leisure Asia, cuaca dingin ekstrem disertai badai salju memang melapisi kawasan Niagara dengan bongkahan es tebal. Meski demikian, di bawah lapisan es dan kabut beku tersebut, aliran air tetap mengalir dengan deras.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Merosot Hampir 3 Persen, Pasar Merespons Sinyal Redanya Ketegangan AS-Iran

Fenomena ini terjadi karena kabut air yang terkristalisasi membentuk serpihan es halus. Serpihan tersebut mengapung di permukaan air dan menumpuk, sehingga menciptakan efek visual seolah-olah air terjun membeku padat. Padahal, yang membeku hanyalah bagian permukaannya saja.

Saat pusaran kutub (polar vortex) melanda, suhu di kawasan Niagara dapat anjlok hingga minus 20 derajat Celsius. Kondisi ini membuat berbagai objek di sekitarnya, termasuk pepohonan, pagar, dan bangunan, tertutup lapisan es yang berkilauan dan memperkuat kesan beku total.

Pada kenyataannya, Air Terjun Niagara hampir tidak pernah benar-benar membeku. Ada dua faktor utama yang menjaga air tetap mengalir meski diterjang suhu ekstrem. Pertama, debit air Niagara yang sangat besar dengan tenaga dorong yang kuat membuat air sulit berubah menjadi es padat. Kedua, otoritas setempat menggunakan teknologi khusus untuk mengendalikan bongkahan es.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Catatan sejarah mencatat Niagara pernah benar-benar berhenti mengalir pada tahun 1848. Saat itu, bongkahan es besar dari Danau Erie yang terbawa angin menyumbat sumber Sungai Niagara dan menghentikan aliran air sepenuhnya selama beberapa jam.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, otoritas pembangkit listrik Niagara Power Authority memasang ice boom atau alat penghalau es di pertemuan Danau Erie dan Sungai Niagara. Teknologi ini berfungsi menahan dan menyaring bongkahan es besar agar tidak menyumbat aliran sungai.

Meski dilanda suhu ekstrem, pemandangan Air Terjun Niagara yang diselimuti es tetap menjadi daya tarik wisata musim dingin.

Keindahan alam yang langka ini justru menarik ribuan wisatawan yang ingin menyaksikan langsung salah satu fenomena musim dingin paling spektakuler di Amerika Utara.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================