BOGORTODAY.COM – Daihatsu resmi meluncurkan dua model minibus listrik terbarunya, e-Hijet Cargo dan e-Atrai, di Jepang pada Senin (2/2/2026).
Kehadiran kedua kendaraan ini menandai langkah serius Daihatsu memasuki pasar mobil listrik komersial berukuran mungil atau kei car, yang kini mulai berkembang pesat di Negeri Sakura.
e-Hijet Cargo dan e-Atrai dikembangkan berbasis model konvensional Hijet Cargo dan Atrai, namun telah dibekali teknologi listrik hasil kolaborasi Daihatsu bersama Suzuki dan Toyota.
Keduanya menggunakan sistem e-Smart Electric yang dioptimalkan khusus untuk kendaraan kecil, sehingga tetap efisien tanpa mengorbankan fungsi utama sebagai mobil niaga dan serbaguna.
Untuk mengakomodasi sistem kelistrikan, Daihatsu melakukan berbagai revisi pada komponen kendaraan. Desain bodi serta suspensi dirombak agar mampu menampung baterai berukuran besar, namun tetap mempertahankan ruang kargo yang lega.
Spesifikasi dan Teknologi Listrik
Baik e-Hijet Cargo maupun e-Atrai mengandalkan teknologi e-Axle, yakni sistem yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan reduction gear dalam satu unit yang dipasang di poros belakang. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 36,6 kWh yang ditempatkan di bawah lantai kendaraan.
Dengan konfigurasi tersebut, kedua model diklaim mampu menempuh jarak hingga 257 kilometer berdasarkan metode pengujian WLTC. Seluruh varian juga telah dibekali soket CHAdeMO, memungkinkan pengisian cepat (fast charging) serta fitur vehicle-to-home (V2H).
Daihatsu menyebut pengisian daya dari kondisi baterai rendah hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 50 menit.
Fokus Komersial dan Personal
e-Hijet Cargo dirancang sebagai kendaraan niaga murni. Mobil ini mampu mengangkut beban maksimal hingga 350 kilogram.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















