Presiden Prabowo Ingatkan Penataan Media Iklan Demi Wajah Kota

Presiden Prabowo juga mengingatkan agar penertiban dilakukan dengan pendekatan yang baik melalui komunikasi dengan para pelaku usaha dan asosiasi, tanpa mengabaikan kepentingan estetika kota.

“Ajak bicara pengusaha dan asosiasi pengusaha. Bikin iklan yang tidak terlalu mencolok. Orang datang ingin melihat kotanya, bukan papan iklan yang besar-besar,” katanya.

Selain penataan reklame, Presiden turut menyoroti persoalan kabel listrik yang semrawut serta mendorong seluruh daerah, khususnya Kota Bogor untuk mencanangkan Kampanye Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya bersama dalam mewujudkan kota yang tertib dan nyaman.

BACA JUGA :  Budaya LGBTQ Masuk Ancaman Nonmiliter Perpres, DPRD Kota Bogor Desak Penerbitan Perwali P4S

Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah melakukan langkah nyata dalam penertiban reklame di wilayah Kota Bogor.

“Sampai saat ini Pemkot Bogor sudah menebang lebih dari 50 billboard dan videotron di jalur protokol dan sistem satu arah (SSA),” ujar Dedie Rachim.

BACA JUGA :  Warga dan Pedagang Padati Cikeas Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Bogor berencana mempercepat pemutusan kontrak terhadap perpanjangan izin reklame yang terlanjur dikeluarkan pada tahun 2024.

“Ke depan kami akan mempercepat pemutusan kontrak dari perpanjangan izin-izin yang terlanjur dikeluarkan pada tahun 2024,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================