BOGORTODAY.COM – Jay Idzes bersama Sassuolo akan menghadapi tantangan bergengsi saat menjamu Inter Milan pada pekan ke-24 Serie A Liga Italia, Senin (9/2/2026) dini hari waktu Indonesia.
Laga ini menjadi ujian berat bagi skuad Neroverdi mengingat status Inter sebagai pemimpin klasemen sementara.
Inter Milan tampil sangat dominan sepanjang musim ini. Salah satu keunggulan utama Nerazzurri dibanding para pesaing di papan atas seperti AC Milan, Napoli, dan Juventus adalah produktivititas gol yang tinggi.
Pasukan asuhan Christian Chivu telah mencetak 52 gol dari 23 pertandingan, jumlah yang belum mampu disamai klub lain di Serie A musim ini.
Ketajaman lini serang Inter tercermin dari performa Lautaro Martinez yang memimpin daftar top skor dengan 13 gol. Ia didukung sejumlah pemain produktif lain seperti Hakan Calhanoglu (7 gol), Marcus Thuram (6 gol), serta Federico Dimarco dan Ange-Yoan Bonny yang masing-masing mengoleksi 5 gol.
Tingginya produktivitas tersebut membuat Jay Idzes dan rekan-rekannya harus tampil disiplin dan fokus sepanjang 2×45 menit. Serangan Inter tidak hanya berbahaya dari sisi penyelesaian akhir, tetapi juga dari kemampuan membangun serangan, kerja sama antarlini, serta tekanan konstan di area pertahanan lawan.
Meski demikian, performa defensif Sassuolo sejauh ini terbilang cukup solid. Dari 23 pertandingan, Sassuolo baru kebobolan 29 gol, catatan yang lebih baik dibandingkan beberapa klub papan tengah seperti Udinese dan Bologna. Hal ini menunjukkan bahwa lini belakang asuhan Fabio Grosso masih kompetitif.
Jay Idzes diperkirakan kembali berduet dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan. Posisi bek sayap kemungkinan diisi Josh Doig dan Sebastian Walukiewicz, sementara Arijanet Muric tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Di lini tengah, Nemanja Matic, Ismael Kone, dan Kristian Thorstvedt akan memegang peranan krusial sebagai penyeimbang permainan sekaligus pemutus aliran serangan Inter. Sementara itu, trio penyerang Domenico Berardi, Andrea Pinamonti, dan Armand Lauriente juga dituntut aktif membantu pertahanan saat Sassuolo mendapat tekanan.
Menjelang laga ini, Sassuolo sedang berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Pisa dan Cremonese. Jika mampu menaklukkan Inter Milan, Sassuolo bukan hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga mendapatkan dorongan psikologis besar dalam persaingan menuju akhir musim Serie A.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















