190 Penerima Bansos di Citeureup Putus Sekolah

190 penerima bansos
Ketua Tim Program Sosial Kecamatan Citeureup, Taufik. Selasa (10/2/2026). Foto: bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Sebanyak 190 penerima bansos (bantuan sosial) di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tercatat putus sekolah tingkat SMP dan SMA. Faktor ekonomi menjadi penyebab utama mereka tidak melanjutkan pendidikan.

Ketua Tim Program Sosial Kecamatan Citeureup, Taufik mengatakan, data tersebut diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan timnya. Biaya transportasi dan keinginan anak membantu ekonomi keluarga menjadi dua alasan utama putus sekolah.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

“Salah satu yang berat adalah biaya transportasi. Kedua, memang si anak mempunyai keinginan besar untuk membantu ekonomi keluarganya,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Dari 190 anak putus sekolah tersebut, timnya baru mampu membantu 25 orang untuk mengikuti program Paket B dan C. Taufik meminta pemerintah daerah memprioritaskan program pembangunan sumber daya manusia, khususnya kesempatan belajar bagi anak tidak mampu.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

Ia menilai pembangunan SDM saat ini lebih mendesak dibandingkan pembangunan fisik. Menurut Taufik, tingginya angka kemiskinan di daerah tersebut salah satunya dipicu rendahnya kualitas SDM akibat putus sekolah

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================