Badan Geologi Ungkap Keunikan Sinkhole Situjuah di Sumatera Barat

BOGORTODAY.COM – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap keunikan fenomena sinkhole yang muncul di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Temuan ini dinilai berbeda dari kejadian sinkhole pada umumnya yang selama ini dikenal di Indonesia.

Ahli geologi teknik Badan Geologi, Taufiq Wira Buana, menjelaskan bahwa hasil kaji cepat yang dilakukan tim pada awal Januari 2026 menunjukkan sinkhole di Situjuah memiliki karakteristik yang tidak biasa.

Terjadi di Material Vulkanik, Bukan Batuan Kapur

Selama ini, sinkhole umumnya terbentuk pada wilayah batuan gamping atau kapur akibat proses pelarutan oleh air. Namun, sinkhole di Situjuah justru terjadi pada material vulkanik atau endapan gunung api.

“Biasanya sinkhole ini terjadi di batu gamping, tapi sinkhole Situjuah terjadi di batuan vulkanik,” ujar Taufiq, Minggu (8/2/2026).

Perbedaan material pembentuk inilah yang membuat fenomena ini dianggap unik dan menarik perhatian para peneliti.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Termasuk Pseudokarst atau Kars Semu

Lebih lanjut, Taufiq menjelaskan bahwa sinkhole Situjuah memiliki karakteristik pseudokarst atau kars semu. Fenomena ini terbentuk akibat proses erosi internal oleh aliran air bawah tanah yang secara perlahan mengikis partikel tanah.

Proses tersebut menciptakan rongga-rongga memanjang menyerupai pipa alami di dalam tanah. Seiring waktu, rongga ini melemahkan struktur tanah hingga akhirnya runtuh dan membentuk lubang sinkhole di permukaan.

Air Biru di Dasar Sinkhole

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian tim Badan Geologi adalah keberadaan air berwarna biru di dasar sinkhole. Warna air tersebut menyerupai cenote, lubang alami berisi air yang umumnya ditemukan di kawasan bentang alam kars.

Tim juga melakukan pengukuran tingkat keasaman air (pH) di lokasi. Hasilnya menunjukkan pH air berada pada kategori agak asam hingga netral, yang menambah keunikan karakter sinkhole tersebut.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Karena keunikan ini, Badan Geologi menamainya dengan sinkhole Situjuah,” kata Taufiq.

Faktor Penyebab Sinkhole Situjuah

Secara umum, kemunculan sinkhole di Situjuah dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu:

  1. Kelimpahan air, baik dari curah hujan maupun air tanah
  2. Stabilitas tanah, yang sangat dipengaruhi oleh jenis material vulkanik yang relatif mudah terkikis

Kombinasi kedua faktor ini mempercepat proses erosi internal dan meningkatkan risiko runtuhnya tanah.

Pentingnya Pemantauan Geologi

Fenomena sinkhole Situjuah menjadi perhatian khusus karena memperkaya pemahaman ilmiah tentang variasi bentuk dan proses terbentuknya sinkhole di Indonesia.

Kejadian ini juga menegaskan pentingnya pemantauan geologi di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami amblesan tanah serupa.

Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan langkah mitigasi dan pengurangan risiko dapat dilakukan lebih dini untuk melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================