Banjir dan Drainase Terbengkalai Jadi Keluhan Desa Citeureup dalam Reses

BOGORTODAY.COM – Kepala Desa Citeureup Gugun Wiguna menyampaikan tiga permasalahan infrastruktur yang belum tertangani di wilayahnya, yakni banjir akibat jalan rusak, pembangunan drainase yang terbengkalai, dan pengelolaan sampah pasar yang belum optimal.

Gugun mengatakan, banjir kerap terjadi di kantor desa akibat kerusakan Jalan Mayor Oking yang berbatasan dengan Kelurahan Puspanegara. Ia menyayangkan perbaikan jalan lebih banyak dilakukan di sisi Puspanegara, sementara wilayah Desa Citeureup terabaikan.

BACA JUGA :  Studi Ungkap Gen Z dan Milenial Alami Penuaan Lebih Cepat, Risiko Kanker Usia Muda Meningkat

“Di Jalan Mayor Oking, Jalan Baru, kami berseberangan dengan Kelurahan Puspanegara. Yang diperbaiki sering kali jalur Puspanegara, jadi Desa Citeureup belum,” ujarnya dalam reses, Selasa (10/11/2026).

Selain itu, pembangunan drainase di Jalan Sabilillah, tepatnya di depan Indomaret, juga belum selesai. Proyek tersebut terhenti sejak 2024 dan hingga kini belum dilanjutkan.

BACA JUGA :  Karier Tak Kunjung Naik? Bisa Jadi 7 Kebiasaan Ini Diam-Diam Menghambat Kesuksesan Anda

Gugun juga menyoroti masalah pengelolaan sampah di Pasar Citeureup 2 yang dinilai mengganggu kualitas udara di sekitar area tersebut.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================