
Israel mengaku menyadari adanya korban sipil yang tidak terlibat, dan menyebut telah menggunakan amunisi presisi serta mengambil langkah untuk mengurangi dampak pada warga sipil. Militer menambahkan, “Insiden tersebut sedang diselidiki, dan kami menyesali jatuhnya korban sipil.”
Korban keempat berada di desa perbatasan Aita al-Shaab, seorang pria yang tewas akibat serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Reaksi dan Eskalasi
Hizbullah menyebut serangan ini sebagai “eskalasi berbahaya” dan menandai awal fase baru agresi Israel. Sementara itu, Israel menuduh Hizbullah berusaha mempersenjatai diri kembali, melanggar perjanjian gencatan senjata. Hizbullah menegaskan pihaknya tetap menghormati gencatan senjata di Lebanon selatan.
Selain itu, seorang pejabat dari al-Jamaa al-Islamiya, yang sebelumnya menembakkan roket ke Israel selama perang Gaza, ditangkap di desa Habbariyeh, dekat kota Hasbaiyaa, pada dini hari Senin (9/2/2026) waktu setempat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















