Bahlil Tanggapi Keraguan DPR soal Lifting Minyak 605 Ribu Barel per Hari

Bahlil menilai perusahaan migas cenderung memperlambat produksi demi menjaga umur bisnis yang lebih panjang.

“Kalau kita bilang naikkan produksi, profit naik, waktunya memang lebih pendek. Tapi nanti kita kasih wilayah kerja baru lagi. Jadi jangan disimpan-simpan cadangannya,” ujarnya.

Kritik dari DPR

Sebelumnya, anggota Komisi XII DPR Fraksi PDIP Cornelis mempertanyakan perbedaan pernyataan antara SKK Migas dan Menteri Keuangan terkait lifting minyak.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Cornelis mengutip pernyataan Menteri Keuangan yang menyebut lifting hanya bisa meningkat jika ada penambahan sumur baru.

“Menkeu bilang lifting itu bisa naik kalau ada penambahan sumur baru. Nah ini apakah ada penelitian sumur baru?” ujar Cornelis dalam rapat, seperti dikutip dari detiknews.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Ia mengaku bingung harus mempercayai data dari Menteri ESDM atau Menteri Keuangan, dan meminta penjelasan lebih rinci agar tidak terjadi perbedaan persepsi di publik.

Perdebatan ini mencerminkan tantangan sektor migas nasional dalam meningkatkan produksi di tengah keterbatasan penemuan cadangan baru, serta perlunya transparansi data dan sinkronisasi kebijakan antarinstansi pemerintah.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================