Panduan Tayamum: Niat, Cara, dan Syarat bagi Muslim

Cara Tayamum yang Benar

Berdasarkan buku Aku Bisa Shalat 5 Waktu dengan Benar, berikut langkah-langkah tayamum:

  1. Membaca niat tayamum.
  2. Meniupkan debu atau tanah ke telapak tangan.
  3. Mengusap debu ke seluruh wajah.
  4. Letakkan tangan pada debu dan usapkan ke tangan.
  5. Usapkan debu pada tangan mulai dari kanan, lalu kiri, hingga siku.

Kriteria Debu atau Tanah untuk Tayamum

  • Debu atau tanah harus suci dan bersih.
  • Pasir berdebu diperbolehkan, tetapi debu terbakar, tanah licin, basah, atau bahan kimia seperti petroleum, sulfur, kapur tidak diperbolehkan.

Syarat Tayamum

Seorang muslim hanya boleh bertayamum jika:

  • Sudah masuk waktu salat.
  • Membaca niat tayamum.
  • Beragama Islam.
  • Sudah mencari air dan tidak menemukannya.
  • Tidak ada penghalang pada anggota tubuh (misal lilin atau mentega).
  • Tidak sedang haid atau nifas.
  • Ada alasan yang sah untuk bertayamum (misal sakit, lokasi berbahaya, atau air digunakan untuk kebutuhan minum).
BACA JUGA :  Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bogor Dimulai

Doa Setelah Tayamum

Setelah tayamum, disunnahkan membaca doa berikut:

Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْن، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Saat Wudhu yang Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah

Latin:
Asyhadu an laa Ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj’alni minat tawwaabiina, waj’alni minal mutatahhirina, waj’alni min ‘ibaadikas shalihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Arti:
“Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang bertobat, bersuci, dan menjadi hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah, dan dengan kebaikan-Mu aku memohon ampunan dan bertobat kepada-Mu.”

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================