
BOGORTODAY.COM – Keberadaan kWh atau meteran listrik di trotoar Jalan MA Salmun menuai sorotan tajam. Alat pengukur daya listrik tersebut diduga kerap dimanfaatkan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk mendukung aktivitas berjualan mereka.
Temuan ini mengemuka saat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar program Jumat Bersih (Jumsih) pada Jumat (6/2/2026). Fasilitas listrik tersebut dinilai menjadi pemicu PKL leluasa berjualan, terutama pada malam hari di zona yang dilarang.
Menanggapi hal itu, PT PLN (Persero) UP3 Bogor angkat bicara. Mereka membenarkan bahwa kWh meter di kawasan Jalan MA Salmun tersebut memang milik pelanggan PLN.
“Itu milik pelanggan PLN yang sudah ada sebelum dilakukan penertiban di lokasi,” kata Assistant Manager Keuangan dan Umum PT PLN Persero UP3 Bogor, Ary Brata Yuniarta, saat dikonfirmasi, pada Rabu (11/2/2026).
Ary menjelaskan bahwa kWh meter tersebut bukanlah pemasangan baru. Berdasarkan data sistem PLN, alat tersebut sudah terdaftar sejak belasan tahun lalu, tepatnya pada tahun 2010 dan 2015.
PLN menyatakan sangat memahami kekhawatiran masyarakat dan memohon maaf atas kegaduhan yang timbul. Ary menegaskan bahwa pihaknya selalu berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan Kota Bogor.
Saat ini, PLN tengah menelusuri izin awal pemasangan kWh meter di lokasi tersebut. Ary memastikan pihaknya akan bertindak tegas jika ditemukan ketidaksesuaian dalam pemakaian daya.
“Dari PLN tentunya akan melakukan penertiban dan pengamanan bila memang terdapat ketidaksesuaian dalam pemakaian daya,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, kWh meter di Jalan MA Salmun kini telah dicabut. Ary menggaransi bahwa PLN akan terus mendukung program pemerintah demi kemajuan kota.
“Sudah dilakukan penertiban oleh unit terkait sesuai dengan arahan Wakil Wali Kota Bogor. PLN siap mendukung demi kemajuan Bogor yang lebih baik,” pungkasnya.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















