BOGORTODAY.COM – Pelumas atau oli memegang peran penting dalam menjaga performa dan umur mesin sepeda motor. Namun, banyak pengguna masih asal memilih oli tanpa memahami spesifikasi dan kebutuhan mesin.
Padahal, penggunaan oli yang tepat tidak hanya soal merek atau harga, tetapi juga faktor teknis yang memengaruhi kinerja mesin.
Sesuaikan dengan Spesifikasi Pabrikan
Langkah pertama adalah selalu mengikuti rekomendasi pabrikan. Setiap motor memiliki kebutuhan oli berbeda, tergantung desain mesin, kapasitas, dan teknologi yang digunakan.
Informasi ini biasanya tercantum di buku manual kendaraan, termasuk tingkat kekentalan atau viskositas seperti SAE 10W-30 atau 10W-40.
Kode SAE (Society of Automotive Engineers) menjelaskan tingkat kekentalan oli pada suhu tertentu. Angka sebelum huruf W (winter) menunjukkan kekentalan oli saat mesin dingin, sementara angka setelah W menunjukkan kekentalan saat mesin panas.
Oli yang terlalu encer bisa membuat pelumasan tidak maksimal, sedangkan oli terlalu kental bisa membebani mesin.
Perhatikan Tingkat Kekentalan
Viskositas merupakan faktor kunci. Motor lawas umumnya membutuhkan oli lebih kental, sedangkan mesin modern dianjurkan oli lebih encer. Pilihan viskositas yang tepat memastikan mesin terlindungi optimal, responsif, dan lebih awet.
Pilih Oli Bersertifikasi dan Terpercaya
Gunakan oli dari produsen terpercaya yang sudah memiliki sertifikasi kualitas. Pastikan juga produk mudah didapat melalui dealer resmi atau toko terverifikasi.
Selama IIMS 2026, berbagai merek oli menampilkan produk unggulannya, salah satunya Ipone dengan seri Katana:
- Katana Scoot 5W-40 – Oli fully synthetic untuk motor matik, menjaga performa mesin tetap halus dan responsif untuk penggunaan sehari-hari.
- Katana 15W-50 – Oli untuk motor 4-tak sport dan adventure, memberikan perlindungan optimal pada RPM tinggi, menjaga stabilitas mesin, serta memastikan perpindahan gigi tetap halus.
- R4000 15W-50 – Semi-sintetik advanced untuk penggunaan harian hingga touring jarak jauh.
- R2000 – Oli 2T untuk motor 2-tak, menawarkan pembakaran bersih, asap rendah, dan perlindungan mesin maksimal.
Rutin Ganti Oli
Meski sudah menggunakan oli berkualitas, penggantian secara berkala tetap wajib. Interval ideal biasanya setiap 2.000–3.000 km atau sesuai panduan buku manual, terutama untuk motor yang sering melewati lalu lintas padat atau perjalanan jauh.
Mengikuti panduan ini akan membantu mesin tetap awet, performa maksimal, dan berkendara lebih nyaman serta aman. Pemilihan oli yang tepat bukan sekadar perawatan, tetapi investasi jangka panjang bagi motor Anda.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















