BOGORTODAY.COM – Menjaga pola makan sehat bukan hanya soal menjaga berat badan, tetapi juga salah satu langkah penting dalam mencegah kanker. Sebaliknya, beberapa jenis makanan justru dapat memicu pertumbuhan sel kanker jika dikonsumsi berlebihan.
Apa Itu Kanker?
Mengutip World Health Organization, kanker adalah sekelompok penyakit yang dapat bermula di hampir semua organ atau jaringan tubuh. Kanker terjadi ketika sel abnormal tumbuh tidak terkendali, menembus jaringan sekitar, atau menyebar ke organ lain.
Selain faktor genetik dan lingkungan, gaya hidup termasuk pola makan berperan signifikan dalam meningkatkan risiko kanker. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi:
- Daging Olahan
Daging olahan adalah daging yang diawetkan melalui pengasapan, penggaraman, fermentasi, atau pengeringan, seperti sosis, hot dog, kornet, dan daging asap.
Proses pengolahan ini dapat menghasilkan senyawa karsinogenik. Konsumsi berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar dan kanker lambung.
- Gorengan
Gorengan, mulai dari tempe goreng, bakwan, hingga pisang goreng, dimasak pada suhu tinggi yang dapat menghasilkan akrilamida.
Senyawa ini berpotensi merusak DNA dan memicu perubahan sel. Oleh karena itu, gorengan sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari dan dibatasi porsinya.
- Produk Susu Tertentu
Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi produk susu dalam jumlah tinggi dengan peningkatan risiko kanker prostat, misalnya susu, keju, dan yoghurt.
Meski demikian, produk susu tidak harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya adalah konsumsi secukupnya dan menjaga keseimbangan nutrisi harian.
- Gula dan Karbohidrat Olahan
Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan, seperti kue manis, roti putih, sereal tinggi gula, dan nasi putih berlebihan, perlu dibatasi.
Konsumsi berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2, yang berhubungan dengan peradangan kronis dan stres oksidatif—dua faktor yang dapat memicu beberapa jenis kanker.
- Makanan dengan Tambahan Zat Kimia
Makanan tinggi pengawet, natrium, atau bahan tambahan kimia, misalnya mi instan, perlu diwaspadai. Kandungan natrium tinggi dan bahan kimia tambahan berisiko memengaruhi kesehatan jangka panjang jika dikonsumsi rutin.
Langkah Mudah Cegah Risiko
Mengenali makanan pemicu kanker bukan berarti harus hidup dalam ketakutan. Kunci pencegahan adalah:
Langkah kecil yang dilakukan sejak dini bisa menjadi investasi besar untuk kesehatan di masa depan, sekaligus menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















