Gerhana Matahari Cincin 17 Februari: Indah Dipandang, Waspadai Risikonya

Hal yang tak kalah penting, jangan pernah melihat Matahari melalui perangkat optik seperti kamera, teleskop, atau teropong sambil tetap memakai kacamata gerhana.

Cahaya Matahari yang terkonsentrasi melalui lensa dapat menembus filter dan tetap membahayakan mata. Perangkat optik memerlukan filter Matahari khusus yang dipasang di bagian depan alat.

Jika ingin menggunakan peralatan tersebut, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli astronomi.

Bagi yang tidak memiliki kacamata gerhana, pengamatan dapat dilakukan dengan metode tidak langsung, misalnya menggunakan proyektor lubang jarum (pinhole projector).

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Dengan posisi Matahari berada di belakang pengamat, lubang kecil akan memproyeksikan citra Matahari ke permukaan lain seperti kertas atau dinding. Perlu diingat, jangan pernah melihat Matahari langsung melalui lubang tersebut.

Selain risiko pada mata, paparan sinar Matahari dalam waktu lama juga dapat berdampak pada kulit. Proses gerhana bisa berlangsung berjam-jam, sehingga penggunaan tabir surya, topi, dan pakaian pelindung sangat dianjurkan untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Kesimpulannya, Gerhana Matahari Cincin adalah fenomena alam yang aman untuk disaksikan asalkan dilakukan dengan perlindungan mata dan prosedur yang benar. Tanpa perlindungan yang memadai, risikonya nyata dan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Jadi, nikmati keindahan langit dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================