
Penting untuk menyajikan ikan secara utuh, lengkap dengan kepala dan ekor, sebagai simbol awal dan akhir yang baik. Bahkan, sebagian ikan kerap sengaja disisakan sebagai tanda bahwa rezeki akan terus bertambah.
- Jeruk Mandarin
Jeruk mandarin identik dengan perayaan Imlek. Bentuknya yang bulat melambangkan keutuhan dan kesinambungan hidup.
Warnanya yang oranye keemasan juga dianggap menyerupai emas, simbol kemakmuran dan keberhasilan. Tak heran jika jeruk mandarin sering dijadikan buah tangan saat berkunjung ke rumah kerabat.
Daun yang masih menempel pada jeruk turut melambangkan pertumbuhan dan rezeki yang terus berkembang.
- Makanan Manis
Hidangan manis juga tak pernah absen dalam perayaan Imlek. Salah satu yang populer adalah eight treasure rice pudding, puding berisi delapan jenis buah kering, biji, atau kacang.
Angka delapan dalam budaya Tionghoa dianggap membawa keberuntungan karena pelafalannya mirip dengan kata “makmur”. Selain itu, nampan permen berbentuk lingkaran dengan delapan kompartemen melambangkan kebersamaan dan keutuhan keluarga.
Setiap jenis permen memiliki arti tersendiri, seperti akar teratai yang melambangkan ikatan keluarga dan biji labu merah yang dipercaya membawa kekayaan.
Makanan khas Imlek bukan sekadar sajian lezat, tetapi juga simbol doa dan harapan untuk tahun yang lebih baik. Di Tahun Kuda Api 2026 ini, menyajikan hidangan-hidangan tersebut menjadi cara untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat kebersamaan keluarga.
Selamat merayakan Tahun Baru Imlek, semoga tahun ini membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi semua.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















