
BOGORTODAY.COM – Dalam rangka perayaan Imlek, robot humanoid tampil di salah satu acara televisi paling populer di China, CCTV Spring Festival Gala, pada Senin malam (16/2/2026).
Kehadiran robot ini menjadi ajang “pamer” kebijakan industri mutakhir Negeri Tirai Bambu, sekaligus menunjukkan ambisi China dalam pengembangan teknologi robotik dan manufaktur masa depan.
Fokus Industri Robot Humanoid
Tahun ini, fokus utama gala tersebut adalah dorongan Beijing untuk mendominasi sektor robot humanoid. Sebanyak empat startup robot humanoid yang sedang naik daun—Unitree Robotics, Galbot, Noetix, dan MagicLab—memamerkan produk-produk mereka di acara berskala nasional yang memiliki pengaruh setara Super Bowl di Amerika Serikat.
Selain robot, sejumlah startup kecerdasan buatan (AI) domestik juga memperkenalkan model-model terdepan selama libur panjang Imlek. Tahun lalu, acara ini sudah menarik perhatian publik ketika 16 robot humanoid Unitree menari serempak bersama penari manusia sambil mengibarkan saputangan, meraih 79 persen penonton siaran langsung di China.
Gala Sebagai Alat Kebijakan Industri
Menurut Georg Stieler, CCTV Spring Festival Gala kerap digunakan untuk menonjolkan ambisi teknologi Beijing, termasuk program antariksa, drone, dan robotika. Yang membedakan gala ini dari acara serupa di negara lain adalah keterkaitan langsung antara kebijakan industri dengan tontonan di jam tayang utama.
“Perusahaan yang tampil di panggung gala biasanya mendapatkan keuntungan nyata berupa pesanan pemerintah, minat investor, dan akses pasar,” ujar Stieler.
China saat ini menguasai sekitar 90 persen dari total 13.000 robot humanoid yang diekspor secara global tahun lalu, jauh meninggalkan pesaing dari Amerika Serikat, termasuk Tesla dengan produk Optimus. Analis Morgan Stanley memproyeksikan penjualan robot humanoid di China akan lebih dari dua kali lipat menjadi 28.000 unit pada 2026.
Masa Depan Robotika China
Keikutsertaan robot humanoid dalam acara hiburan nasional ini bukan sekadar pertunjukan. Ini menjadi simbol ambisi China untuk memimpin industri robotik global dan memperkuat posisi negaranya dalam teknologi canggih.
Dengan dukungan pemerintah, startup robot humanoid domestik semakin siap untuk mengembangkan produk baru, menarik investasi, dan memperluas pasar, baik domestik maupun internasional.
CCTV Spring Festival Gala 2026 menjadi bukti nyata bahwa teknologi dan hiburan kini saling terkait erat di China, sekaligus menegaskan posisi negara tersebut sebagai pemain utama dalam era robotika global.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















