BYD Siap Garap Pasar Kei Car Jepang Lewat Model Racco

BOGORTODAY.COM – Merek mobil asal China, BYD, semakin percaya diri menggarap pasar kei car di Jepang. Perusahaan tersebut telah menyiapkan satu model anyar bernama BYD Racco, yang interiornya sudah diungkap ke publik menjelang peluncuran resmi ke pasar.

Penjualan Racco dijadwalkan mulai tahun ini dengan banderol sekitar 2,5 juta yen atau setara Rp260 jutaan.

Interior Khas Kei Car, Ringkas dan Fungsional

Mengutip laporan Car News China, Racco mengusung desain interior khas mobil kei car Jepang. Tuas transmisi pendek dipasang dekat head unit, memaksimalkan ruang kabin yang kompak.

Kursi depan diposisikan berdekatan untuk efisiensi ruang, dan tersedia sandaran tangan kecil untuk kenyamanan tambahan. Mobil listrik mungil ini juga dibekali:

  • Layar sentuh model mengambang
  • Panel instrumen LCD
  • Tombol fisik untuk pengaturan AC
  • Port pengisian daya 12V, USB, dan Type-C
  • Konsol tengah dengan ruang penyimpanan dan glovebox

Seperti kei car pada umumnya, Racco memiliki kaca depan tinggi yang memberikan visibilitas luas bagi pengemudi. Setir tiga palang dengan tombol multifungsi juga tersedia untuk menunjang kemudahan berkendara.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Fitur lain yang disematkan antara lain:

  • Pelindung matahari
  • Power window
  • Pengaturan kaca spion elektrik
  • Kursi depan berpemanas
  • Jok berbahan kulit sintetis putih
  • Tempat penyimpanan kacamata di sisi pengemudi

Untuk baris kedua memang belum ditampilkan secara resmi, namun Racco memiliki pintu geser belakang di kedua sisi—fitur penting yang praktis untuk mobil perkotaan di Jepang.

Dimensi Kompak Sesuai Regulasi Kei Car

BYD Racco dirancang khusus untuk memenuhi regulasi kei car Jepang. Dimensinya meliputi:

  • Panjang: 3.395 mm
  • Lebar: 1.475 mm
  • Tinggi: 1.800 mm

Ukuran tersebut memastikan mobil tetap ringkas dan mudah bermanuver di jalanan sempit perkotaan Jepang.

Spesifikasi Motor dan Baterai

Racco dibekali satu motor listrik di gardan depan dengan tenaga puncak 20 kW (27 hp).

Mobil ini menggunakan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang diproduksi oleh anak perusahaan BYD, FinDreams. Baterainya diklaim mampu menempuh jarak hingga 180 km berdasarkan standar WLTC.

BACA JUGA :  Charger Ponsel Dibiarkan Tercolok Terus di Stopkontak, Amankah? Ini Penjelasannya

Menariknya, Racco juga mendukung pengisian cepat DC hingga 100 kW, memberikan kepraktisan lebih bagi pengguna kendaraan listrik di perkotaan.

Tantangan di Pasar Jepang

BYD Racco dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim panas atau musim gugur 2026. Pasar kei car di Negeri Sakura sangat kompetitif. Pada tahun lalu, tercatat sebanyak 1.667.360 unit kei car terjual di Jepang.

Model terlaris di segmen ini adalah Honda N-Box, yang telah lama mendominasi pasar domestik.

Langkah Strategis BYD di Jepang

Masuknya BYD ke segmen kei car menunjukkan keseriusan produsen asal China tersebut dalam menyesuaikan diri dengan karakter pasar Jepang yang unik. Dengan harga kompetitif, desain fungsional, serta teknologi baterai milik sendiri, Racco berpotensi menjadi penantang baru di segmen mobil listrik mungil Jepang.

Kini, menarik untuk menanti bagaimana respons konsumen Jepang terhadap pemain baru di kelas kei car listrik ini.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================