Konsumsi Buah dan Sayur Berwarna Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker

Kuning

Mengandung karotenoid yang baik untuk kesehatan mata.
Contoh: jagung manis, paprika kuning, zucchini kuning.

Hijau

Mengandung zat besi dan senyawa penting yang membantu mencegah anemia serta mendukung energi tubuh.
Contoh: bayam, kiwi, anggur hijau, sayuran hijau musim semi.

Ungu

Kaya antosianin, antioksidan yang dikenal memiliki efek anti-penuaan dan mendukung kesehatan jantung.
Contoh: terong, anggur merah, kubis merah, plum, blackcurrant.

Mengombinasikan berbagai warna dalam pola makan sehari-hari dikenal sebagai konsep “pelangi”, yaitu mengonsumsi aneka warna buah dan sayuran untuk memperoleh spektrum nutrisi yang lebih lengkap.

BACA JUGA :  Dampak Pola Asuh Otoriter pada Perkembangan Anak yang Perlu Dipahami Orang Tua

Rekomendasi 400 Gram per Hari

Kampanye Lima Porsi Sehari didasarkan pada anjuran World Health Organization (WHO), yang merekomendasikan konsumsi minimal 400 gram buah dan sayuran setiap hari. Tujuannya untuk menurunkan risiko penyakit serius seperti:

  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Beberapa jenis kanker

Namun perlu diingat, mengonsumsi lima buah atau sayuran dengan warna yang sama hanya dihitung sebagai satu variasi. Karena itu, variasi warna tetap penting agar tubuh mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal.

BACA JUGA :  7 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Sering Tidak Disadari

Menghadirkan “warna pelangi” dalam piring makan bukan sekadar membuat hidangan tampak menarik, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan penting bagi tubuh.

Dengan memperbanyak variasi warna buah dan sayuran setiap hari, risiko berbagai penyakit kronis dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================