Konsumsi Buah dan Sayur Berwarna Disebut Bisa Turunkan Risiko Kanker

Buah dan Sayur
Ilustrasi Buah dan Sayur (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Menambahkan buah dan sayuran berwarna ke dalam menu harian disebut dapat membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Selain menerapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi dan beragam menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh.

Menurut East Lancashire Hospitals NHS Trust, salah satu warna yang perlu diperhatikan saat berbelanja bahan makanan adalah merah.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi buah dan sayuran berwarna-warni guna mendukung kesehatan secara menyeluruh.

“Dengan mengonsumsi buah dan sayuran dengan warna yang berbeda, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan,” jelas mereka, dikutip dari Mirror.

Para ahli menambahkan bahwa warna tertentu sangat kaya akan senyawa pelindung, dan setiap jenis buah atau sayuran memiliki kandungan vitamin serta mineral yang berbeda.

Warna Merah Kaya Likopen

Buah dan sayuran berwarna merah mengandung likopen, yaitu antioksidan kuat yang dipercaya dapat membantu melindungi tubuh dari beberapa jenis kanker.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Penelitian menunjukkan bahwa likopen berpotensi menurunkan risiko kanker, terutama kanker prostat, dengan cara mengurangi stres oksidatif dan menghambat pertumbuhan sel tumor. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa hasil penelitian masih beragam dan terus dikaji.

Contoh makanan berwarna merah yang bisa dikonsumsi antara lain:

  • Tomat
  • Paprika merah
  • Semangka
  • Jeruk bali merah muda

Manfaat Warna Lain dalam Konsep “Pelangi”

Tak hanya merah, warna lain juga memiliki manfaat kesehatan yang berbeda:

Oranye

Buah dan sayur berwarna oranye kaya beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A untuk mendukung kesehatan kulit dan sistem imun.
Contoh: labu, wortel, mangga, aprikot, nektarin.

Kuning

Mengandung karotenoid yang baik untuk kesehatan mata.
Contoh: jagung manis, paprika kuning, zucchini kuning.

Hijau

Mengandung zat besi dan senyawa penting yang membantu mencegah anemia serta mendukung energi tubuh.
Contoh: bayam, kiwi, anggur hijau, sayuran hijau musim semi.

Ungu

Kaya antosianin, antioksidan yang dikenal memiliki efek anti-penuaan dan mendukung kesehatan jantung.
Contoh: terong, anggur merah, kubis merah, plum, blackcurrant.

BACA JUGA :  7 Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Bisa Menghambat Kemandirian Anak

Mengombinasikan berbagai warna dalam pola makan sehari-hari dikenal sebagai konsep “pelangi”, yaitu mengonsumsi aneka warna buah dan sayuran untuk memperoleh spektrum nutrisi yang lebih lengkap.

Rekomendasi 400 Gram per Hari

Kampanye Lima Porsi Sehari didasarkan pada anjuran World Health Organization (WHO), yang merekomendasikan konsumsi minimal 400 gram buah dan sayuran setiap hari. Tujuannya untuk menurunkan risiko penyakit serius seperti:

  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Beberapa jenis kanker

Namun perlu diingat, mengonsumsi lima buah atau sayuran dengan warna yang sama hanya dihitung sebagai satu variasi. Karena itu, variasi warna tetap penting agar tubuh mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal.

Menghadirkan “warna pelangi” dalam piring makan bukan sekadar membuat hidangan tampak menarik, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan penting bagi tubuh.

Dengan memperbanyak variasi warna buah dan sayuran setiap hari, risiko berbagai penyakit kronis dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================