Tips Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut agar Rutinitas Tak Terganggu

Gigi
Ilustrasi Mulut Sehat. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Jika Anda ingin rutinitas sehari-hari tetap berjalan lancar tanpa gangguan rasa nyeri, menjaga kebersihan gigi dan mulut harus menjadi prioritas.

Masalah gigi bukan hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi, produktivitas, bahkan kualitas hidup.

Menurut World Health Organization (WHO), karies atau gigi berlubang merupakan penyakit tidak menular (PTM) paling umum di dunia.

Diperkirakan sekitar 2,5 miliar orang di seluruh dunia mengalaminya. Meski sebenarnya bisa dicegah, karies tetap menjadi beban kesehatan besar di banyak negara.

Konsumsi gula berlebih menjadi faktor risiko utama. Namun selain membatasi asupan gula, menjaga kebersihan gigi dan mulut secara menyeluruh juga sangat penting.

Mulut: Pintu Masuk ke Tubuh

Dokter gigi dan spesialis ortodonti, Kami Hoss, menyebut mulut sebagai salah satu organ terpenting dalam tubuh. Kesehatan mulut bukan hanya soal gigi, tetapi juga mencakup mikroba oral, air liur, jaringan lunak, dan tulang penyangga.

Menurutnya, banyak orang lupa bahwa mulut bukanlah entitas yang terpisah dari tubuh. Ketika terjadi masalah pada gigi dan gusi, mikroba di dalam mulut dapat melepaskan racun, sel inflamasi, dan radikal bebas ke dalam aliran darah. Zat-zat ini berpotensi merusak pembuluh darah dan memicu komplikasi pada organ lain.

Karena itu, perawatan gigi dan mulut harus dilakukan secara tepat dan menyeluruh.

  1. Jangan Langsung Menyikat Gigi Setelah Makan
BACA JUGA :  Kontingen Pelajar Kota Bogor Rajai POPWILDA I Jawa Barat

Menyikat gigi segera setelah makan atau minum, terutama makanan yang bersifat asam, ternyata tidak disarankan. Saat itu, kondisi mulut menjadi lebih asam dan lapisan enamel gigi melunak sementara.

Menyikat gigi dalam kondisi tersebut dapat mempercepat erosi enamel dan memicu gigi sensitif. Sebaiknya tunggu sekitar 30–60 menit sebelum menyikat gigi.

Sebagai alternatif, Anda bisa:

  • Berkumur dengan air putih
  • Menggunakan obat kumur atau semprotan mulut dengan kandungan alkali untuk menetralkan pH
  1. Pilih Produk dengan Kandungan Nano-Hidroksiapatit

Selama ini, banyak produk perawatan gigi berfokus pada fluoride untuk memperkuat enamel dan membantu proses remineralisasi. Fluoride memang efektif, tetapi ada bahan lain yang juga bermanfaat, yakni nano-hidroksiapatit.

Nano-hidroksiapatit memiliki struktur yang mirip dengan enamel alami gigi dan dapat membantu membangun kembali lapisan enamel secara lebih menyerupai proses alami pembentukan gigi.

Selain itu, pastikan tubuh mendapatkan nutrisi pendukung seperti:

  • Vitamin D3
  • Vitamin K2

Kedua vitamin ini membantu mengarahkan kalsium ke jaringan yang tepat, termasuk gigi dan tulang.

  1. Jangan Membasmi Semua Bakteri di Mulut

Tidak semua bakteri di dalam mulut berbahaya. Menghilangkan seluruh bakteri justru bisa mengganggu keseimbangan alami mikrobioma oral.

Penggunaan antiseptik keras atau produk berbasis alkohol secara berulang dapat menyebabkan:

Sebaiknya pilih produk pasta gigi dan obat kumur yang:

  • Mendukung keseimbangan bakteri baik
  • Tidak terlalu keras
  • Membantu menjaga kelembapan mulut
  1. Gunakan Sikat Gigi Berbulu Lembut
BACA JUGA :  Cara Menghadapi Orang dengan NPD: Kenali Polanya dan Lindungi Kesehatan Emosional Anda

Banyak orang mengira menyikat gigi lebih keras dan lebih lama akan membuat gigi semakin bersih. Faktanya, kebiasaan ini justru menjadi penyebab utama penyusutan gusi dan pengikisan enamel.

Gunakan sikat gigi berbulu ultra-soft agar tekanan tidak berlebihan. Selain itu, bersihkan dan keringkan sikat gigi secara rutin karena alat ini juga bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri.

  1. Sesuaikan Produk dengan Tahap Kehidupan

Perawatan gigi dan mulut perlu disesuaikan dengan usia, kondisi kesehatan, dan faktor risiko masing-masing individu. Sayangnya, banyak orang menggunakan produk yang sama sepanjang hidup tanpa mempertimbangkan perubahan kebutuhan.

Anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia memiliki kebutuhan kesehatan mulut yang berbeda. Oleh karena itu, pilihlah produk yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Jangan Lupa Kontrol Rutin ke Dokter Gigi

Selain menjaga kebersihan harian, lakukan pemeriksaan gigi secara rutin satu hingga dua kali dalam setahun. Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut bukan sekadar soal senyum indah, tetapi juga bagian penting dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gangguan dan tetap produktif.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================