
“Kami terus mengimbau para pedagang untuk segera berpindah demi keselamatan mereka. Area pembongkaran sangat rawan dengan material bangunan yang bisa jatuh sewaktu-waktu,” tambahnya.
Pedagang Minta Waktu Hingga Pasca-Lebaran
Meskipun secara umum rencana relokasi diterima dengan baik, mayoritas pedagang melalui tokoh dan perwakilannya mengajukan permohonan dispensasi waktu. Mereka berharap proses perpindahan secara total dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026, atau sekitar tanggal 23 Maret mendatang, guna memanfaatkan momentum puncak penjualan.
Menanggapi hal tersebut, Jenal menegaskan bahwa hingga saat ini situasi di lapangan tetap kondusif tanpa ada penolakan yang signifikan. Komunikasi intensif terus dijalankan agar kepentingan ekonomi pedagang dan target pembangunan dapat berjalan beriringan.
“Situasi di lapangan masih aman dan terkendali. Target penyelesaian pembongkaran selama enam bulan tetap menjadi acuan utama kami agar penataan kawasan ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















