Usia Berapa Anak Boleh Mulai Puasa? Ini Panduan dan Tips dari Dokter Anak

Cukupi Serat dan Cairan

Anak membutuhkan sekitar 12 gram serat per hari. Pastikan menu sahur dan berbuka selalu mengandung sayur dan buah.

Untuk cairan, kebutuhan anak sekitar 1.200–1.300 ml atau setara lima gelas air per hari. Kekurangan cairan dapat memicu dehidrasi dan membuat anak lemas saat berpuasa.

Tips Agar Anak Kuat Puasa Penuh

Dokter Spesialis Anak Muhammad Vinci Ghazali, Sp.A, MM, MBA dari Mayapada Hospital Kuningan membagikan beberapa tips agar anak mampu menjalani puasa penuh:

  1. Ajarkan secara bertahap: mulai 6–8 jam (sahur–dzuhur), lalu 8–10 jam (sahur–ashar), hingga akhirnya penuh sampai Maghrib.
  2. Berikan makanan bergizi seimbang dan cukup air.
  3. Pastikan anak tidur 8–10 jam per hari.
  4. Dorong aktivitas fisik ringan agar tubuh tetap bugar.
  5. Beri motivasi dan semangat agar anak percaya diri menyelesaikan puasanya.
BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Waspadai Tanda Bahaya

Orang tua harus tetap waspada terhadap tanda hipoglikemia (gula darah rendah) dan dehidrasi.

Tanda hipoglikemia antara lain:

  • Pusing
  • Lemas
  • Gemetar
  • Wajah pucat
  • Keringat dingin

Jika muncul gejala tersebut, segera berikan makanan atau minuman manis.

Tanda dehidrasi antara lain:

  • Tidak buang air kecil selama enam jam
  • Bibir kering
  • Lemas
  • Demam

Jika terjadi, segera beri cairan yang cukup dan hentikan puasa anak terlebih dahulu.

Untuk konsultasi awal, orang tua dapat menghubungi hotline Mayapada Hospital di 150770 atau layanan Woman & Children Emergency di 150990 jika membutuhkan penanganan darurat.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Mayapada Hospital menyediakan layanan Pediatric Center yang komprehensif, mulai dari skrining, diagnosis, tindakan medis, hingga rehabilitasi berbagai masalah kesehatan anak.

Konsultasi juga dapat dilakukan melalui aplikasi MyCare yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Aplikasi ini menyediakan fitur artikel kesehatan, pemantauan kesehatan pribadi, hingga reward poin untuk berbagai layanan pemeriksaan.

Mengajarkan anak berpuasa sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai usia dan kondisi kesehatannya. Dengan asupan gizi yang tepat, istirahat cukup, serta pemantauan yang baik dari orang tua, anak dapat belajar menjalankan puasa dengan aman dan menyenangkan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================