BOGORTODAY.COM – Maraknya kegiatan negatif yang kerap terjadi selama bulan Ramadan membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor bergerak cepat. Seluruh satuan pendidikan di wilayah itu diminta menggiatkan aktivitas keagamaan sebagai benteng bagi para pelajar.
Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Rusliandy, mengatakan, kegiatan seperti pengajian dan aktivitas ibadah lainnya perlu diperbanyak di lingkungan sekolah selama bulan suci berlangsung.
“Disesuaikan, yang PAUD menyesuaikan, yang SD juga menyesuaikan. Kemudian untuk memperbanyak aktivitas ibadah, pengajian, dan lain sebagainya,” ujar Rusliandy, Jumat (20/2/2026).
Tidak hanya itu, jam belajar selama Ramadan pun turut disesuaikan. Mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), kegiatan belajar mengajar dibatasi maksimal enam jam pelajaran per hari.
Adapun durasi setiap jam pelajaran dibedakan berdasarkan jenjang. Untuk SMP, satu jam pelajaran berlangsung selama 30 menit, SD selama 25 menit, dan PAUD selama 20 menit.
Disdik juga mengimbau kepala satuan pendidikan untuk memperketat pengawasan terhadap peserta didik agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan.
“Kita sifatnya himbauan. Dan kita berharap kepala satuan pendidikan untuk lebih mengawasi peserta didiknya,” kata Rusliandy.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















