Bolehkah Sahur Saat Azan Subuh? Ini Penjelasan Dalil Al-Qur’an dan Hadis

“Rasulullah SAW dan Zaid bin Tsabit RA pernah makan sahur. Ketika keduanya selesai dari makan sahur, Rasulullah SAW berdiri untuk salat, lalu beliau mengerjakan salat. Kami bertanya pada Anas, ‘Berapa lama antara selesainya makan sahur mereka berdua dan waktu melaksanakan salat Subuh?’ Anas menjawab, ‘Yaitu sekitar seseorang membaca 50 ayat.’”

Hadis ini menunjukkan adanya jarak waktu singkat antara selesai sahur dan pelaksanaan salat Subuh.

Bolehkah Sahur Saat Azan Subuh Berkumandang?

Ketika azan Subuh berkumandang, itu menandakan fajar telah tiba. Dalam fikih puasa, masuknya waktu Subuh menjadi batas dimulainya puasa.

Jika seseorang masih makan atau minum setelah azan Subuh berkumandang dengan sengaja, maka puasanya tidak sah atau batal. Jika di dalam mulut masih ada makanan saat azan, wajib segera dihentikan dan dikeluarkan.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Dalam buku Fiqih Praktis Sehari-hari karya Farid Nu’man dijelaskan bahwa waktu puasa dimulai ketika muazin mengumandangkan azan saat terbit fajar shadiq.

Pendapat ini juga dikuatkan oleh Ibnu al-Qayyim dalam Syarh Sunan Abi Dawud. Ia menyebutkan bahwa mayoritas ulama—termasuk empat mazhab—melarang makan dan minum ketika fajar telah terbit. Pendapat serupa diriwayatkan dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas RA.

Apa Itu Fajar Shadiq?

Fajar shadiq adalah cahaya putih yang membentang di ufuk timur sebagai tanda masuknya waktu Subuh. Inilah batas akhir sahur dan awal dimulainya puasa.

BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

Artinya, ketika azan Subuh berkumandang sebagai tanda terbitnya fajar shadiq, umat Islam wajib menghentikan makan dan minum jika ingin puasanya sah pada hari tersebut.

Sahur dianjurkan dan mengandung keberkahan. Waktu makan sahur diperbolehkan hingga terbit fajar atau masuk waktu Subuh, bukan saat imsak.

Namun, ketika azan Subuh telah berkumandang, maka sahur harus dihentikan. Jika tetap makan atau minum setelah itu dengan sengaja, puasanya menjadi batal.

Wallahu a’lam.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================